Tim Kovablik Jatim 2019 Tinjau Inovasi Layanan Publik Pamekasan

Wabup Raja’e serahkan cenderamata bagi Tim Penilai Kovablik.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pemkab Pamekasan Senin (30/10/19) dikunjungi oleh Tim Penilai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jatim 2019. Tim yang dipimpin oleh Rachman Budiyanto itu melihat secara langsung kondisi riil lapangan dua program inovasi publik Pamekasan yakni ‘’Siii Papabaru’’ dan ‘’Modal Gisi’’ di SMPN Waru.

Sebelum meninjau kondisi lokasi di lapangan Tim diterima oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e bersama Sekdakab Totok Hartono. Hadir juga sejumlah staf ahli dan asisten Sekdakab serta pimpinan OPD terkait, di ruang peringgitan dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan.

Siii Papabaru adalah singkatan dari Seleksi Sapi Bibit Ala Pakong, Pasean Batumarmar dan Waru. Program inovasi layanan public ini dibuat oleh Dinas Peternakan Pamekasan. Sedangkan Modal Gisi adalah program penghargaan untuk meningkatkan prestasi bagi siswa yang dilakukan oleh SMPN Waru Pamekasan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Ir Bambang Prayogi, mengatakan selama ini sistem seleksi sapi bibit di Pamekasan belum terstandarisasi sesuai SNI. Kalau sebelumnya seleksi hanya lihat kepala warna dan lain, kemudian dalam program Siii Papabaru ini dilakukan dengan seleksi standar nasional.

“Kita kolaborasikan sehingga nanti muncul sapi bibit yang penuhi standar SNI dan adanya keterangan layak bibit, sehingga dimanapun diakui sebagai sapi bibit. Kalau selama ini hanya diakui kelompok paguyuban sapi saja, kini di nasional jadi sapi bibit yang terekomendasi jadi sapi bibit nasional,” terang Bambang.

Bambang mengakui program Siii Papabaru akan terus didorong sehingga nanti mencapai sejumlah keuntungan besar, yakni targetnya akan terjaganya sapi Madura asli, yang kedua program ini ada kaitannya dengan memenuhi kebutuhan bibit sapi utamanya sapi Madura di luar wilayah dan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dan terakhir harapannya meningkatkan kesejahteraan peternak.

Sementara inovasi Modal Gisi adalah program yang dilakukan oleh SMPN Waru Pamekasan. Di sekolah yang berada di kawasan Pantura ini tiap hari memberikan penghargaan pada para siswanya yang memiliki prestasi dalam bidang apa saja. Penghargaan bagi para siswa yang berprestasi ini ternyata memacu semangat belajar siswa secara umum.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e mengatakan program inovasi layanan public di Dinas Peternakan sudah dua kali mendapat penghargaan nasional yakni Program Satu Saka, program Sigap Sratus. Dia berharap pada program inovasi Siii Papabaru ini juga akan bisa berhasil hingga mendapatkan penghargaan tingkat nasional juga.

“Kita berharap apa yang jadi prestasi kita hari ini tidak terputus, namun juga bisa terus meningkat atau naik pangkat istilah kami menjadi prestasi ditingkat nasional sebagaimana tahun tahun sebelumnya. Termasuk juga dengan program Modal Gisi di SMPN Waru. Program itu dilaksanakan secara berkesinambungan, karena bermanfaat untuk peningkatkan kecerdasan dan prestasi anak,” katanya. (mas)