Pemkab Beri Bantuan Rp 1,8 M, Bupati Badrut Minta Harus Disyukuri Jangan Dibelikan HP

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam dan kebakaran, serta terhadap keluarga fakir miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengalokasikan anggaran bantuan sosial melalui belanja tidak langsung Badan Keuangan Daerah.

Bantuan sosial tersebut, Senin (9/9/19) diserahkan oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam, di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Penyerahan dilakukan kepada sejumlah perwakilan secara simbolis, disaksikan oleh Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e, Sekdakab Totok Hartono dan Kepala Dinas Sosial Pamekasan.

Bantuan yang diserahkan antara lain bantuan sosial perbaikan rumah, bantuan sosial korban bencana alam dan bencana kebaran, dan bantuan peralatan usaha masyarakat miskin pesisir Kabupaten Pamekasan tahun 2019. Diharapkan kepada penerima manfaat tidak mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

Bantuan sosial korban bencana alam dan bantuan kebarakan berupa uang diberikan kepada 145 penerima melalui rekening bank, dengan total bantuan sebesar Rp 254.650.000. Lalu bantuan sosial perbaikan rumah berupa uang tunai kepada 457 penerima melalui rekening bank, jumlahnya tiap menerima Rp 4.000.000, dengan total bantuan sebesar Rp1.828.000.000.

Lalu bantuan peralatan usaha masyarakat miskin pesisir berupa barang kepada 20 penerima dengan total bantuan senilai Rp 32.000.000. Semua penerima bantuan mencapai 622 orang penerima manfaat dengan jumlah total dana mencapai Rp 2,1 miliar lebih.
Badrut Tamam dalam sambutannya meminta memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik baiknya. Jangan sampai dibelikan hal lain yang tidak sesuai peruntukan. Dia juga meminta agart jangan sampai bantuan itu dibelikan Hand Phone, karena jika dibelikan Hand Phone, maka gagal untuk memperbaiki rumah dan gagal juga untuk mengembangkan usahanya.

“Saya minta agar tak dibelikan HP. Kalau dibelikan HP maka bagi yang tidak punya peralatan masak nanti tetap tidak punya. Bagi yang punya rumah rusak, maka tetap akan rusak. Silakan gunakan dana bantuan itu dengan sebaik baiknya. Semoga bapak dan ibu bisa berfikir dengan baik untuk gunakan bantuan ini,” katanya.

Yang paling penting, lanjut Badrut Tamam, dia mengajak agar masyarakat bersyukur kepada Allah SWT. Sebab bantuan itu bersal dari Allah SWT hanya melalui pemerintah daerah. Setiap dapat rezeki, kata Badrut Tamam, harus disyukuri, karena dengan disyukuri akan ditambah oleh Allah SWT.

Badrut Tamam tak lupa juga menyampaikan salam kepada seluruh keluarga penerima bantuan tersebut. Sambil mendoakan agar semua keluarga penerima banuan itu dalam keadaan sehat lahir batin, tetap mudah rezekinya, semua putra putrinya menjadi orang mujur dan sukses dan nanti diharapkan akan menjadi peminpin Pamekasan dimasa yang ada datang. (mas)