Desa Tematik Lahirkan Ribuan Pengusaha Baru

.

Wabup Raja’e saat membuka Bursa Inovasi Desa

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pemkab Pamekasan menggarap desa tematik. Anggaran yang digelontorkan Rp 1,5 miliar untuk tiap desa.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan desa tematik  digarap dengan maksimal. Masing masing desa diminta merencanakan dengan matang penemuan tema. Salah satu desa yang lebih awal menentukan tema adalah desa Murtajih kecamatan Pademawu.

Desa yang berada disebelah timur kota Pamekasan itu akan dikembangkan menjadi desa wisata. Beberapa Organisasai Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan akan menggelar pembangunan di desa itu. Pembangunan di desa tersebut berbagai kebutuhan sarana dan prasarana akan dilengkapi.

“Mulai dari pembangunan akses jalan, pembinaan warga serta pembangunan sarana penunjang lainnya. Tiap desa yang siap menjadi desa tematik anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah sekitar  Rp 1,5 miliar. Dana tersebut diluar Dana Desa (DD) dan ADD,” kata Badrut Tamam.

Dia menyampaikan pembangunan desa tematik diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga. Investor masuk warga sekitar memiliki pekerjaan dan daya beli meningkat.

Pemerintah menginginkan industri kreatif yang berkembang di Pamekasan, misalnya industry pembuatan sepatu , tas, baju dan aksesoris sekolah. “Tiap desa kami ingin akan ada tema beda yang diangkat,“ ujarnya.

Mantan anggota DPRD Jatim ini mengatakan inovasi yang dilakukannya itu sematamata pengabdian kepada masyarakat, warga Pamekasan harus lebih sejahtera dari sisi ekonomi.

Anggota DPRD Pamekasan Muhammad Ali mengatakan program desa tematik sangat bagus. Program tersebut membawa semangat untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai terobosan dan kreasi yang bermuatan local dan tinggal dijalankan dengan konsisten.

Sementara pengamat social Dahkan Achmad Syarif menilai desa tematik itu merupakan bentuk program yang bisa menjadi jalan Pamekasan menuju tercapainya cita cita menciptakan 2000 pengusaha baru tiap tahun dari kepemimpinan Badrut Tamam dan Raja’e  ini.

“Kalua tidak keliru pasangan ini berjanji akan ciptakan 10 ribu pengusaha baru selama lima tahun. Jadi tiap tahun harus ada 2000 pengusaha baru muncul. Nah desa tematik ini menjadi jalan menuju terealisirnya program ribuan pengusaha baru itu. Dengan desa tematik ini akan muncul usaha usaha  baru yang berkembang di desa,” katanya.

Syarif juga melihat program Bursa Inovasi Desa menjadi bagian dari upaya merealisasikan munculnya ribuan pengusaha baru di Pamekasan. “Saya kira berbagai terobosan yang dilakakan oleh Pemkab sudah bagus dan tinggal dijalankan secara matang dan terencana. Insya Allah aka berhasil,” katanya. (mas)

 

.