Bupati Badrut Tamam Launching Mars Anak PAUD Pamekasan

Badrut Tamam bersama istri, Nayla Badrut Tamam, bersama guru, kepala sekolah dan anak PAUD Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam Senin (23/9/19) menyerahkan bantuan untuk kepala lembaga, siswa, dan guru PAUD di Pamekasan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Auditorium IAIN Madura Pamekasan. Dalam kesempatan itu juga dilakukan launching lagu Mars Anak PAUD Pamekasan.

Jumlah bantuan yang diserahkan Bupati beragam, ada yang berupa Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) bagi siswa untuk sebanyak 834 lembaga atau satuan PAUD, lalu bantuan untuk kinerja guru untuk 2.019 orang dan bantuan jasa kerja untuk 82 orang. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Pamekasan. Sementara launching lagu Mars Anak PAUD Pamekasan  merupakan lagu ciptaan Bapak Sino Jakarta, yang liriknya berisi tentang tekad anak PAUD Pamekasan untuk menjadikan Pamekasan hebat sebagaimana cita-cita Pemkab Pamekasan.

Ide pembuatan lagu ini murni keinginan Disdik Pamekasan yang dibantu oleh penciptanya dari Jakarta.Badrut Tamam mengucapkan selamat kepada lembaga PAUD yang menerima bantuan. Dia berharap agar  bantuan itu dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pendidikan PAUD yang profesional dan berkualitas, sehingga dapat melahirkan anak-anak hebat sejak usia dini.

“Kita sama-sama memahami bahwa keberadaan lembaga pendidikan anak usia dini sangatlah strategis bagi kemajuan bangsa ke depan. Oleh karena itu, peran dan fungsi penyelenggaraan PAUD menjadi sangat penting untuk mengawal keberhasilan pendidikan. Di antaranya dengan peningkatan profesionalitas guru dan pengelolaan lembaga PAUD yang kreatif dan inovatif,” katanya. 

Dia juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada pencipta lagu Mars anak PAUD. Lagu ini, kata dia,  merupakan salah satu instrumen untuk menumbuhkan semangat dan motivasi yang tinggi bagi anak-anak PAUD dan penyelenggaranya untuk menggapai prestasi hebat di masa kini maupun di masa depan. 

Dunia anak, kata Badrut,  adalah dunia imajinasi. Masa depan anak sangat ditentukan oleh perkembangan daya imajinasinya sehingga dapat melahirkan kreativitas sejak dini. Karena itu, pendidikan anak usia dini harus dikemas dalam bentuk permainan yang imajinatif, kreatif, dan produktif.

“Itulah sebabnya, guru PAUD pasti berbeda dengan guru di tingkatan pendididkan di atasnya. Ia dituntut untuk lebih kreatif dan produktif dalam merangsang imajinasi peserta didiknya. Media pembalajaran yang harus digunakan berupa alat permainan edukatif yang dapat mengajak anak untuk bermain sambil belajar,” ungkapnya.

Di samping penggunaan alat permainan edukatif, media bercerita atau mendongeng merupakan media penanaman nilai yang sangat efektif bagi dunia anak-anak. Itulah sebabnya, pendidikana usia dini menjadi sangat strategis untuk pembentukan karakter anak. Karena itu guru PAUD tidak boleh berhenti berkreasi dan meningkatkan profesionalismenya. (mas)