Lepas Karnaval, Badrut Tekankan Pentingnya Semangat Nasionalisme

Badrut Tamam didampingi Sekdakab Totok Hartono melepas balon udara acara
pelepasan karnaval.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan pelaksanaan karnaval pawai budaya dan hasil- hasil pembangunan adalah momentum menanamkan ideologisasi dan semangat nasionalisme. Itu perlu dilakukan secara serius untuk membangun konstruksi nasionalis baru bagi generasi melenial.

Hal itu dikatakan Badrut Tamam saat memberi sambutan dalam acara pelepasan peserta karnaval dalam rangka Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74, di Jalan Jokotole, depan kantor Bappeda Pamekasan, Senin (12/8/19) kemarin. Acara ini dihadiri Forkopimda, para pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Kegiatan tahunan ini, kata dia, juga diharapkan bisa mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan yang kita raih merupakan buah perjuangan seluruh rakyat Indonesia dari beragam budaya agama ras. Karena itu dia mengajak masyarakat khususnya kalangan remaja dan milenial untuk mencermati tentang tema perintahan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, yakni “ SDM Unggul , Indonesia Maju”.

Tema ini, kata dia, mencerminkan tekad kita semua rakyat Indonesia untuk memahami dan menghayati masalah yang sedang dihadapi bangsa ini. Yang sesungguhnya berujung pada kualitas Sumberdaya Manusia kita sendiri yang terus perlu diperbaiki menuju tercapainya cita cita Indonesia maju.

Badrut Tamam mengatakan karakteristik generasi era milenial beda dengan generasi zaman lalu, sehingga metode dan cara menanamkan nasionalisme dan ideologisasi kebangsaan juga harus dengan metode yang bisa diterima oleh mereka. Kaum milenial adalah generasi yang memiliki pengalaman kejiwaan dan kontek sosial budaya yang beda dengan era sebelumnya.

“Tidak hanya perlunya kebanggaan pada prestasi tetapi juga harus dibangkitkan nasionalisme dan optimismenya sehingga menjadi manusia yang unggul menuju Indonesia maju. Itu bisa dicapai jelas dengan semangat untuk berpretasi, namun juga punya nasionalisme yang bagus. Sehingga memiliki daya saing untuk hadapi persaingan global,” paparnya.

Karena itu terkait dengan upaya menciptakan semangat nasionalisme dan kecintaan pada NKRI dia merencanakan dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama dengan Kodim 0826 Pamekasan dalam sebuah kegiatan pembinaan bagi generasi milenial tentang semangat nasionalisme dan kecintaan pada NKRI. Kegiatan itu akan dilakukan di sekolah – sekolah atau pondok pesantren.

“Para pematerinya dalam pembinaan nanti dari Kodim dan pihak lain terkait. Entah sebulan sekali di sekolah – sekolah yang anggarannya dari Pemkab. Karena kalau kita terlalu longgar, kecintaan pada NKRI wawasan kebangsaan akan mengurang. Kurang cinta itu bisa terjadi karena belum tahu, disinilah artinya pembinaan itu, ” jelasnya.

Badrut Tamam mengaku kini masih terus didiskusikan dengan Kodim dan stake holder lainnya, tentang waktu pelaksanaan tiap bulan atau tiap berapa hari.

“Materi apa saja dan lokasinya di tempat pendidikan dan pesantren dengan materi yang dibuat secara detail,” pungkasnya. (mas)