Pamekasan Juara II Jatim Lomba Kreatifitas Masak Ikan

Nayla Badrut Tamam (tiga dari kanan) bersama para pemenang lainnya.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Kabupaten Pamekasan berhasil meraih jura II dalam lomba kreatifitas masak ikan tingkat Propinsi Jatim, yang diselenggarakan Kamis (11/7/19) kemarin. Lomba yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur itu diikut oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kota se Jawa Timur.

Penyerahan hadiah dan penghargaan atas pemenang lomba ini dilakukan oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jatim Ibu Arumi Dardak kepada Ibu Nayla Badrut Tamam istri Bupati Pamekasan selaku Ketua Forikan Pamekasan. Penyerahan penghargaan dan hadiah juga disaksikan oleh Ketua Forikan Indonesia Dr Joko.

Lomba kreatifitas memasak ikan ini digelar tiap tahun rutin. Selama dua tahun terakhir yakni pada tahun 2017 hingga tahun 2018 Pamekasan absen tidak mengikuti dan pada tahun 2019 ini kembali ikut dan berhasil meraih juara II. Juara pertama untuk tahun ini diraih oleh Kabupaten Pasuruan.

Plt Kepala DKP Pamekasan Fathorrasyid SE mengungkapkan keberhasilan meraih juara tahun ini benar benar menjadi kebanggaan bagi kabupaten Pamekasan. Karena kemenangan ini terjadi pada saat awal kepemimpinan Bupati Badrut Tamam bersama Wakilnya Raja’e.

“Ini benar benar membanggakan bagi kami. Awal kepeminpinan Bapak Bupati dan Wabup ini kami langsung dapat juara. Alhamdulillah benar benar menyenangkan bagi kami. Teman teman capek capek kerja keras ada hasilnya dan memuaskan kita semua,” ungkapnya.

Dalam lomba kali ini ada dua kategori masakan yang dilombakan yakni kategori masakan keluarga dan kategori masakan untuk balita. Untuk lomba masakan keluarga dilakukan live atau langsung diracik di tempat lomba. Sedangkan lomba makanan balita tidak live namun bahan materinya sudah jadi sebelumnya.

“Yang paling memuaskan juga karena kami ini ikut lomba pertama untuk lomba masakan secara live di arena lomba. Dan itu langsung kami mendapat juara. Itu artinya kita bisa memiliki kemampuan untuk membuat aneka ragam masakan ikan yang penting untuk kesehatan,” katanya.

Ibu Nayla Badrut Tamam mengharapkan keberhasilan meraih juara dalam lomba ini bukan tujuan utamanya. Tujuan utamanya adalah harus ditindak lanjuti dengan sosialisasi yang merata kepada masyarakat untuk memotivasi dan mendorong masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan.

“Tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengkonsumsi ikan sebagai kebutuhan penting sehari hari. Lauk pauk dalam makan sehari tidak harus mahal, dengan ikan laut dan ikan darat yang biasa dan murah, tapi dengan mempelajari bagaimana tata cara memasaknya maka akan menjadi makanan yang enak dan menyehatkan,” katanya.(mas)