Jual Potensi Wisata Dengan Pelatihan Produksi TV Commercial

Ahmad Syaifuddin saat membuka acara pelatihan.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pemkab Pamekasan terus berikhtiar menjual potensi wisatanya. Sejumlah destinasi wisata kini mulai digarap serius. Lebih dari untuk menjual potensi wisatanya kabupaten Gerbang Salam ini kini serius juga mencari metode baru untuk menjual ke public luas.

Salah satu diantaranya dengan menggelar pelatihan memproduksi televisi comercial (TVC).
Pelatihan membuat TVC ini dilakukan disalah satu Ruang Pertemuan Cahaya Berlian Hotel Jalan Trunojoyo Pamekasan. Pelatihan ini diikuti 30 orang peserta dan itu akan berlangsung selama dua hari mulai Senin (22/7/19).

Hari pertama pemberian materi teoritis dan hari kedua praktek lapangan. Dua pemateri handal dihadirkan yakni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan dari Dinas Pariwisata Jawa Timur.
Dalam pelatihan ini para peserta berasal dari beragam komunitas. Diantaranya para siswa SMK jurusan multia media, putri batik, dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan lainnya. Panitia juga mendatangkan tim teknis dari kalangan kemeraman dan fotografer. Mereka bersama para pemateri mendampingi peserta pada pelatihan hingga praktek lapangan.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Budaya Pamekasan Khalifaturrahman didampingi Kasi Sarana dan Prasarana Tarmudji, mengungkapkan, pelatihan memproduksi TVC ini merupakan kegiatan perdana. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh keinginan memaksimalkan metode promosi wisata Pamekasan.

“Teknis untuk menjual potensi wisata banyak bisa melalui penyebaran brosur, melakukan event promosi secara berkala di berbagai daerah, lalu juga bisa dilakukan secara visual melalui media TV Commercial atau periklanan. Dan itulah yang melatarbelakangi kita untuk melakukan pelatihan ini,” uraianya.

Dari 30 peserta, kata Tarmudji, akan dibagi menjadi enam kelompok. Masing masing kelompok terdiri dari berbagai unsur yang dibutuhkan dalam sebuah tim produksi TVC. Misalnya ada yang berlatar belakang skil multimedia, yang berlatar belakang bidang akting dan lain sebagainya. Semua bersatu diharapkan bisa menjadi tim yang bisa menghasilkan TVC handal untuk jual pariwisata Pamekasan.

Pada saat praktek lapangan, lanjut Tarmudji, tiap kelompok akan menggarap TVC dengan latar belakang destinasi wisata yang berbeda. Ada yang ditunjuk untuk menggarap wisata bahari, bahkan juga ada yang secara khusus diminta untuk membuat TVC diwisata kuliner dan wisata batik.

Sememantara itu Kepala Dinas Pariwisata Pamekasan Achmad Syaifuddin dalam sambutannya saat membuka pelatihan menegaskan potensi wisata di Pamekasan beragam dan menyenangkan, namun membutuhkan kreatifitas untuk menjualnya. Karena itu dia berharap pada peserta pelatihan untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan baik.

“Potensi wisata kita dengan keragamannya sangat bagus. Dengan pelatihan ini peserta diharap bisa menjadi bagian penting untuk ikut menjual wisata dan potensi Pamekasan lainnya. Ini juga akan menjadi jalan bagi peserta menemukan jenis usaha atau kemandirian,” katanya. (mas)