Bupati Pamekasan Minta CJH Berdoa agar Muslim yang Belum Berhaji Bisa Segera Berhaji

Badrut Tamam memasangkan baju batik haji pada Wabup Raja’e.

PAMEKASAN (global-news. co.id) –Jamaah Calon Haji (JCH) Pamekasan diminta mendoakan kaum muslimin yang belum haji agar segera dipanggil oleh Allah SWT untuk bisa juga melaksanakan ibadah haji. Selain itu JCH juga diminta mendoakan agar pemerintah daerah Pamekasan dalam keadaan kondusif pembangunan berjalan lancar dan masyarakatnya tambah sejahtera.

Permintaan itu disampaikan Badrut Tamam saat memberi sambutan dalam acara pelepasan keberangkatan JCH asal Pamekasan, yang dilaksanakan di Masjid Agung Asy Syuhadak, Selasa (2/7/19 ). Dalam acara ini hadir Forkopimda, pejabat terkait di Pemkab dan Kemenag Pamekasan.

“Bapak dan ibu jamaah adalah orang yang terpanggil oleh Allah SWT untuk menjadi tamu Allah. Tidak ada jaminan orang yang punya uang bisa naik haji. Jadi bapak dan ibu jamaah saat ini adalah mendapat rahmat dari Allah untuk dipanggil menuju tanah suci Mekkah. Karena itu maka manfaatkanlah momentum haji ini dengan sebaik baiknya,” ajaknya.

Agar pelaksanaan ibadah hajinya berjalan aman lancar, Badrut Tamam mengajak jamaah agar menjaga kesehatan dengan baik. Meskipun memiliki keinginan tinggi untuk memperbanyak ibadah sunnah, dia mengajak untuk mengatur ibadah. Dia menyarankan rukun dan wajib haji harus dilakukan baru yang Sunnah, sesuai dengan kamampuan fisiknya.

Yang penting juga dia mengajak agar JCH Pamekasan menjaga akhlak dan perilaku dalam seluruh rangkaian prosesi ibadah haji. Menurut dia kultur dan kebiasaan daerah asal yang tidak baik harus ditinggalkan. Ini penting karena jamaah haji merupakan tamu yang menggambarkan keadaan karakter daerah dan negara asalnya.

Yang menarik, Bupati Badrut Tamam menitipkan Wakil Bupati Raja’e yang tahun ini juga tengah menjalankan ibadah haji. Dia menitipkan kepada para jamaah untuk bisa bersama- sama dengan Raja’e melaksanakan prosesi rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar.

“Selama sekitar 40 hari lebih beliau akan meninggalkan kami di pemerintah daerah ini. Kami titip beliau agar bisa bersama sama dengan jamaah lainnya kompak dan lancar ibadah hajinya,” pintanya.

Pelepasan keberangkatan JCH Pamekasan itu ditandai dengan pemakaian baju seragam batik haji pada perwakilan jamaah calon haji. Secara kebetulan yang menjadi perwakilan jamaah adalah Wakil Bupati Raja’e, sehingga acara pemakaian baju batik seragam haji itu diwarnai dengan penuh keharuan dan kekhidmatan.

Jamaah haji asal Pamekasan tahun ini sebanyak 1.017 orang. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9,10,11 dan Kloter 85. Kloter 9,10 dan 11 akan berangkat dari Bandara Juanda Surabaya tanggal 8 Juli mendatang. Sedangkan Kloter 85 akan berangkat pada penerbangan Kloter terakhir di ambarkasi Juanda Surabya. (mas)

.