Citarasa Korea di Pameran Pangan International

SURABAYA (global-news.co.id) – Merebaknya budaya pop Korea Selatan (K-Pop) di Indonesia tak hanya sebatas pada mode, film dan sinetron, maupun musik, tetapi juga pada makanannya. Banyak orang ikut menggemari makanan dari Negeri Ginseng ini.

Authentic Korean Food yang menyuguhkan rasa pedas, gurih dan manis, menjadikan menu Korea tak asing di lidah masyarakat Indonesia. Tak heran kini bukan hanya restoran Korea yang menyajikan makanan khas negara tersebut, tapi juga rumah makan reguler yang menyisipkan menu-menu Korea dengan pilihan paket ekonomis untuk menjangkau pelanggan.

Choi Dongeun saat memberikan penjelasan pada pengunjung pameran pangan internasional yang berlangsung di Grand City.

Tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap kuliner Korea menjadi salah satu motivasi Korea Argo-Fisheries & Food Trade Corp., perusahaan yang bergerak di bidang impor makanan Korea ke Indonesia untuk hadir lagi dalam Pameran International East Food Indonesia yang digelar di Grand City 20-23 Juni. “Kalau selama ini bahan-bahan makanan Korea hanya ada di supermarket khusus, belakangan di Jakarta dan Jabodetabek sudah banyak tersedia di supermarket dan minimarket. Kalau di Surabaya memang masih agak kurang, karenanya lewat pameran ini kami ingin lebih mengenalkan kepada masyarakat ,” kata Choi Dongeun, Assistant Chief Representative Korea Agro-Trade Center di stand Korea yang bertajuk  Discover Your K-Food, Kamis (20/6).

Selama ini yang sudah banyak dikenal masyarakat umumnya makanan yang sudah jadi, buka tinggal makan tanpa proses, serta yang instan, seperti mi. Namun, lanjut Dongeun, dirinya melihat mulai banyak pula yang paham masakan Korea dan membeli bahan seperti saus. “Saya pernah ketemu konsumen dan tanya, ‘beli ini buat apa’. Ternyata ibu itu mau masak topokki di rumah. Karena itu dia beli saus dan bahan lainnya. Mereka ini ternyata belajar masak masakan Korea dari Youtube,” tambahnya.

Diungkapkan, ada banyak produk makanan dari Korea. Dari mi instan yang banyak diminati, aneka saus, gingseng, minuman, hingga es krim.

Dalam upayanya untuk lebih mengenalkan produknya ke berbagai daerah di Jatim, Korea Agro mengajak serta   8 importir bahan pangan asal Korea. “Lewat pameran ini, kami ingin membuat masakan Korea semakin dikenal masyarakat, karena itulah kami tak menargetkan besaran nilai transaksi. Kami berharap sedikitnya ada 10 ribu pengunjung datang ke tempat kami,” pungkasnya.ret