Badrut Tamam Jadi Dosen Tamu di UGM

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam mendapat kehormatan menjadi dosen tamu di Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta. Dia menyampaikan materi kuliah umum di program studi S1 Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM.

Perkuliahan yang digelar di Ruang Auditorium Mandiri Fisipol UGM Gedung BB Lantai 4 itu, berlangsung selama 2 jam, mulai dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, Kamis 16/5/19, dengan mengambil tema: “Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik”.

Badrut Tamam saat menyampaikan kuliah di hadapan mahasiswa UGM.

UGM memberi kesempatan bagi Badrut Tamam atas keberhasilan kepeminpinannya bersama wakilnya Raja’e dalam bidang palayanan public yang cepat dan inovatif dalam tempo 100 hari kerja pemerintahannya. Juga dengan kebijkan membranding mobil dinas Pemkab dengan branding batik.

Prestasi ini sebelumnya juga telah banyak menjadi perhatian institusi pemerintah yang lebih tinggi seperti Pemprov Jatim dan pemerintah pusat. Bahkan dengan prestasi ini Badrut Tamam mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia beberapa waktu lalu.

“Keberhasilan bapak Bupati dan Wabup menarik pihak UGM untuk mengundang beliau agar bisa berbagi ilmu dengan mahasiswanya. Sebab, wawasan kepemimpinan yang didasarkan pada praktik langsung dilapangan, dinilai sangat efektif untuk menambah wawasan mahasiswa,” kata Kabag Humas Pemkab Pamekasan Supriyanto.

Menurut Supriyanto prestasi Pamekasan sebagai kabupaten tercepat dalam membentuk Mall Pelayanan Publik dan membranding batik tulis Pamekasan di semua kendaraan dinas, dalam waktu rentang kurang dari 100 hari kepemimpinan keduanya, selama ini telah mendapat perhatian banyak pihak. Salah satunya adalah UGM Jogjakarta.

Dalam kuliah tamu itu, lanjut Supriyanto, Bupati Baddrut Tamam menyampaikan materi berjudul : “Kepemimpinan Inovatif di Era Disruptif ”. Ia memulai materi kuliahnya dengan terlebih dahulu memperkenalkan diri, menyampaikan visi dan misinya, lalu menjelaskann pola-pola yang dilakukan diawal-awal dirinya memimpin Pamekasan.
Badrut Tamam mampu membuat suasana perkuliahan santai penuh canda tawa dan guyonan, sehingga membuat ruang kuliah terasa hidup. Apa yang dilakukan Badrut Tamam itu memang sesuai dengan selera anak muda. Karena itu para mahasiswa terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

Tidak lupa Badrut Tamam juga mempromosikan produk unggulan batik tulis Pamekasan. Dia bilang batik tulis itu kini jadi batik tulis terbaik di Indonesia. Dan sudah menarik perhatian para menteri dan pejabat pemerintahan pusat, termasuk Ratu Hemas dari Yogyakarta datang memborong batik tulis Pamekasan. (mas)