OSN SD 2019, Tekankan Integritas dan Mental Juara

Pelaksanaan OSN SD Tingkat Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news co.id) – Dinas Pendidikan Pamekasan, Senin (1/4/19) menggelar Olimpiade Sain Nasional Sekolah Dasar (OSN-SD) tingkat kabupaten. Kegiatan ini diikuti oleh 156 orang peserta, masing masing 78 untuk bidang studi IPA dan 78 untuk bidang studi Matematika. Kegiatan ini digelar di SDN Bugih I dan SDN Bugih III Kecamatan Kota Pamekasan.

Para peserta OSN SD tingkat kabupaten ini merupakan juara OSN tingkat kecamatan yang digelar sekitar satu bulan yang lalu. Tiap kecamatan diambil 6 orang pemenang untuk bidang studi IPA dan 6 orang pemenang untuk bidang studi Matematika. Pada OSN tingkat kabupaten kali ini akan dipilih 6 orang juara IPA dan 6 orang untuk juara Matematika.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Pamekasan Rusdiyadi MPd didampingi Kasi Kesiswaan HM Marwi MPd mengungkapkan para pemenang atau peraih juara dari OSN tahun ini adalah dipersiapkan untuk menjadi duta Pamekasan pada OSN tingkat propinsi pada tahun 2020 mendatang.

“Ini soal teknis. Kita memang sediakan stok. Untuk kepentingan OSN tahun 2020 mendatang kita persiapkan mulai tahun sekarang agar pembinaannya matang. Begitu juga sebelumnya untuk OSN tingkat propinsi tahun 2019 ini, seleksinya telah dilakukan tahun 2018 lalu. Dan mereka telah berkompetisi di ajang OSN propinsi kalau tak keliru pada tangal 28 Maret lalu,” katanya.

Marwi mengungkapkan pada seleksi OSN tahun ini ada yang beda dengan tahun tahun sebelumnya. Mulai tahun ini jawaban soal dilakukan dengan uraian. Tujuannya agar anak tidak banyak mengandalkan spekulasi dalam menjawab soal namun bisa diketahui kemampuan kecerdasannya dalam mengeksplorasi jawaban atas sebuah soal.

Pada tahun ini juga panitia berupaya untuk menjaga integritas peserta dan hasilnya. Tempat duduk siswa diacak. Misalnya dari satu kecamatan tidak dikumpulkan dalam satu ruangan, namun diacak agar mereka tidak punya kesempatan untuk bekerjasama dengan temannya. Ini dialakukan agar anak memilik kemampuan mental juara yang bagus.

“Kami ingin agar OSN ini juga mencetak anak yang cerdas dan juga memiliki integritas dan mental juara yang sportif dan jujur. Karena itu dalam pelaksanaannya juga secara teknis masalah kedisiplinan waktu juga mendapat perhatian. Jam 8 mulai dan jam 10 harus selesai. Bahkan siswa yang terlambat tidak diijinkan ikut lomba,” terangnya.

Marwi berharap pada peserta OSN tahun ini agar bisa sukses bersaing ke tingkat nasional. Karena itu dia menghimbau agar para siswa meningkatkan semangat belajar yang bagus. Juga OSN ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa secara umum untuk meningkatkan prestasinya. Karena itu dia mengaku para pemenang dari OSN ini nanti akan dipublikasikan ke media.(mas)