Badrut Tamam Dapat Gelar Kebangsawanan dari Kraton Surakarta

Badrut Tamam dan istri bersama Raja Kraton Surakarta.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan istri Nayla Hasanah Badrut Tamam, Sabtu (30/3) lalu memperoleh gelar kebangsawanan dari Keraton Surakarta. Gelar itu diterima dalam acara rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan ke-15 Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIII.

Badrut Tamam bergelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) H. Badrut Tamam Cakrahadipuro. Sementara Nayla Hasanah bergelar Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Hj. Nayla Hasanah Adiningtyas. Tingalan Dalem Jumenengan merupakan salah satu ritual paling sakral karena memperingati hari ulang tahun kenaikan takhta raja.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Ibu Nayla Hasanah Badrut Tamam merupakan bagian dari beberapa pejabat pemerintah yang menerima gelar kebangsawanan. Tahun lalu, yakni pada 12 April 2018, Keraton Surakarta juga memberikan gelar bangsawan kepada sejumlah pejabat saat pelaksanaan Tingalan Dalem Jumenengan ke-14 Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi.
Dua gelar di antaranya diberikan kepada Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono. Gelar diberikan kepada orang yang dinilai telah berjasa dan memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya.

Prosesi Tingalan Dalem Jumenengan ini ditandai dengan keluarnya Sinuhun Pakubuwono XIII dari Dalem Ageng Prabasuyasa menuju Sasana Sewaka tempat berlangsungnya jumenengan. Dalam kesempatan itu juga digelar tarian Bedhaya Ketawang oleh sembilan penari.

Sebelum acara Tingalan Dalem Jumenengan ini digelar, warga sekitar dan seisi keraton melakukan acara resik-resik yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pada Jumat 29 Maret 2019.

Bersih-bersih keraton dilakukan bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mochamad Efendi, Asisten Deputi I Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan Mayor Jenderal TNI Wawan Kustiyawan.

Keraton Kasunanan Surakarta ini berdiri pada 1744 dan hingga ini tetap terpelihara keindahan bangunan sebagai warisan budaya.

Selain itu juga bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono Soedarmoningrat, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono, Wali Kota Surakarta EX. Hadi Rudyatmo, Kapolres Kota Surakarta Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo, dan peserta lainnya.
Badrut Tamam berterima kasih kepada Keraton Surakarta yang telah memberi gelar kebangsawanan kepada dirinya dan istri.

“Kami mengucapkan terima kasih. Semoga dengan gelar ini saya semakin maksimal dalam mengabdi kepada bangsa, negara, terutama untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya,” katanya. (mas)