Arumi Bachsin: Pedulilah pada Kesehatan Diri Kaum Wanita

Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Arumi Bachsin mendapat penjelasan dari Direktur Utama MedicElle, dr Sahar Bawazeer SpB

SURABAYA (global-news.co.id)– Banyaknya peran yang harus dijalankan kerap membuat para wanita, terutama ibu rumah tangga, lupa memerhatikan kesehatan dirinya. Padahal ketika di dalam rumah tangga, wanita adalah tiang, berjalan atau tidaknya roda rumah tangga tergantung wanita.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim, Arumi Bachsin yang juga istri Wakil Gubernur Emil Dardak, mengungkap, perempuan-perempuan yang sudah menikah dan punya anak, bisanya yang diurusi suami dan anak-anaknya. Mereka lupa mengurus dirinya.

”Bukan hanya mengurus kecantikan yang tampak dari luar saja, tapi juga kesehatannya. Ini penting karena risiko penyakit yang menyerang perempuan tidak sedikit seperti kanker serviks, kanker payudara. Jadi perempuan harus lebih aware, mau lebih disiplin memperhatikan dirinya. Kalau mau sayang keluarga pedulilah pada diri sendiri juga,” ujarnya di sela peresmian MedicElle Clinic, Minggu (21/4).

Arumi mengakui, bagi kaum perempuan preferensi kenyamanan itu muncul jika petugas yang melayani adalah sesama perempuan. Dan kenyamanan itu memberikan efek tersendiri dalam proses penyembuhan. “Ketika dalam kondisi sakit, paling penting dan kuat adalah kenyamanan dan hospitality. Kadang penyakit bisa menjadi ringan karena pelayanan dari tenaga medis yang baik,” ujarnya.

Terpisah, dr Sahar Bawazeer SpB mengatakan, saat ini masih jarang fasilitas kesehatan yang diperuntukkan bagi wanita secara holistik, dari wanita muda hingga lanjut usia. Selain itu, layanan kesehatan yang ada selama ini lebih banyak diutamakan yang bersifat kuratif atau mengobati. “Padahal, layanan kesehatan yang promotif dan preventif juga tak kalah penting untuk disosialisasikan. Salah satunya adalah melalui deteksi dini atau skrining. Dengan melakukan skrining, bibit penyakit dapat terdeteksi lebih awal, sehingga semakin besar pula kemungkinan penyakit tersebut dapat dicegah atau sembuh,” ujar Direktur Utama MedicElle Clinic tersebut didampingi dr Amira Cholid Bawazeer, selaku founder.

Dicontohkan kanker payudara, bila bisa dideteksi dini tidak perlu dilakukan pengobatan yang heboh hingga pengangkatan payudaranya. Bahkan tingkat kesembuhannya lebih besar.

Melalui klinik ini pihaknya menginginkan masyarakat sekitar lebih aware pada skrining. Dengan melakukan skrining bisa jadi malah tidak perlu dilakukan pengobatan karena memang tidak ada penyakitnya.

“Kami memang menekankan pada tindakan preventif. Dalam hal ini edukasi memang yang paling penting, bagaimana mengedukasi masyarakat untuk datang melakukan skrining. Selama ini masyarakat kan umumnya takut ke rumah sakit, ‘saya nggak apa-apa kok, nanti kalau datang tiba-tiba ada sesuatu,’” kata Sahar sembari menirukan kalimat alasan yang kerap didengar dari masyarakat.

MedicElle memiliki layanan poliklinik spesialis bedah umum, poliklinik spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan dan kebidanan), poliklinik spesialis penyakit dalam, serta poliklinik umum dengan beberapa dokter spesialis penyakit dalam, konsultan hematologi-onkologi medik, dokter spesialis radiologi serta dokter umum. Sementara beberapa perangkat untuk keperluan preventif di antaranya  mammografi dan  USG 4D.ret