Wabup Raja’e : Pamekasan Kota Pendidikan, Hasil Unas Harus Bagus

Raja’e bersama tim peninjau lainnya saat berada di SMKN 3 Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id) –Wabup Pamekasan Raja’e berharap agar para siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Pamekasan bisa memperoleh nilai yang bagus, bahkan kalau perlu harus bisa masuk peringkat terbaik nasional. Harapan itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Pamekasan, Selasa ( 19/3/2019).

Ada sejumlah pejabat yang ikut mendampingi dia antara lain Kepala Cabang Dinas Jawa Timur di Pamekasan Drs Slamet Gustiantoko, Kepala Bakorwil Pamekasan Dr Alwi MHum, Kabag Humas Setdakab Pamekasan Supriyanto dan Ketua Dewan Pendidikan Pamekasan Drs KH Sihabuddin.

Raja’e berharap peserta UNBK tingkat SMK dari Pamekasan minimal berada paling rendah di peringkat 10 nasional. Mengapa begitu ? Karena Pamekasan ini adalah kabupaten yang telah mendeklarasikan diri sebagai kabupaten Pendidikan.

“Pamekasan kabupaten Pendidikan, karena itu sejatinya akan relevansi antaramakna kabupaten Pendidikan dengan prestasi yang diraihnya. Kalu masuk 10 besar ditingkat nasional akan memberikan kontribusi bagi peningkatan citra Pamekasan dan juga lebih khusus sebagai pengembangan semangat belajar pada semua siswa di Pamekasan,” katanya.

Pembangunan bidang pendidikan, kata Raja’e, merupakan salah satu program prioritas kepemimpinannya bersama Bupati Badrut Tamam. Pendidikkan yang berjalan dan menghasilkan out put yang baik akan sangat berpengaruh pada pelaksanaan pembangunan daerah untuk masa-masa yang akan datang. Karena itu pendidikan sangat penting untuk diprioritaskan.

Sekedar diketahui selama beberapa tahun Pamekasan tercatat sebagai kabupaten yang sering menelurkan prestasi bidang pendidikan baik tingkat nasional hingga internasional. Prestasi yang diraih itu diantaranya bidang lomba atau olimpiade sain nasional (OSN) baik tingkat SMP hingga SLTA.

Di ntaranya pada tahun 2006 seorang siswa asal SMAN 1 Pamekasan berhasil meraih juara OSN tingkat nasional hingga meraih medali emas pada olimpiade fisika tingkat internasional. Pada tahun 2010 dan 2011, prestasi itu terulang kembali dengan masuknya kembali siswa SMAN I Pamekasan meraih medali emas dan perunggu pada olimpiade internasional di Thailand, Taiwan, dan Kroasia.

Ada tiga SMK yang ditinjau Wabup Raja’e kemarin, yakni SMKN 2, SMKN 3 dan satu SMK swasta yakni SMK Aifa Husada. Mereka memantau dan melihat langsung seluruh siswa peserta UNBK di tiap sekolah yang dikunjunginya.

Wabup Raja’e megakui pelakasnaan UNBK di sekolah yang ditinjaunya semuanya berjalan bagus dan tampak siap dan matang perangkat yang dimilikinya. Dia berharap semua SMK nanti juga telah bisa menerapkan UNBK dengan baik. (mas)