Pemkab Pamekasan Launching Mobil Branding Batik

Bupati dan Wabup serta Pj Sekdakab sebelum konvoi mobil branding batik.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam Senin (7/1/2019) melakukan launching mobil branding batik milik Pemkab Pamekasan. Launching itu ditandai dengan peluncuran balon udara di Monumen Arek Lancor Pamekasan. Acara ini disaksikan oleh Wakil Bupati Raja’ie serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkugan Pemkab Pamekasan.

Sebelum dilakukan pelepasan bola udara sebagai tanda resminya Launching mobil branding batik, sebanyak 90 unit mobil milik Pemkab Pamekasan yang telah berbranding batik dilakukan konvoi keliling kota Pamekasan.

Konvoi dimulai dari Lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. Mobil pertama dalam iringan konvoi itu adalah mobil Dinas Bupati Pamekasan, lalu yang urutan kedua mobil dinas Wakil Bupati dan ketiga mobil dinas Pj Sekdakab Pamekasan, lalu diikuti seluruh mobil dinas pimpinan OPD lainnya.

Dari Pendopo Ronggosukowati konvoi mobil itu meluncur ke ke arah timur Jalan Kabupaten, terus ke arah timur menuju jalan Jokotole, lalu Jalan Raya Sumenep. Dari jalan raya Sumenep konvoi lalu berbelok kiri di Jalan Bonorogo menuju arah barat, lalu menuju jalan stadion, jalan Jingga dan jalan Purba.

Dari jalan Pubara lalu menuju arah jalan Abd Asis, lalu belok kanan menuju jalan segera kearah utara dan jalan Amin Jakfar. Dari Jalan Amin Jakfar menujui jalan Mandilaras, lalu kerah timur menuju jalan Kemayoran, lalu menuju jalan kesehatan dan akhirnya terakhir menuju monuemen Arek Lancor.

Di sepanjang jalan yang dilalui konvoi tampak masyarakat Pamekasan antusias menyambut parade mobil branding batik milik Pamekasan itu. Bahkan siswa sekolah yang kebetulan lokasinya berada di pinggir jalan yang dilalui konvoi, mereka keluar kelas menyambut dan memberikan sambutan atas rombongan mobil Pemkab tersebut.

Bupati Badrut Tamam menegaskan latar belakang dilakukan program Branding Mobil Batik untuk menyemangati semua pihak utamanya para pejabat pelayan masyarakat untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Pamekasan melalui potensi local yang dimiliknya yakni batik tulis khas Pamekasan.

“Ini satu satunya di Indonesia kita membuat branding batik pada mobil dinas kita. Semoga ini juga akan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk membuat branding yang serupa dengan potensi yang mereka miliki. Kita berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan ini,” katanya.

Dia menambahkan upaya untuk membuat inovasi dan kreatifitas dalam pemberikan pelayanan kepada masyarakat di Pamekasan akan terus dilakukannya. Selain branding mobil batik juga akan ada program program lain yang tengah digarap untuk menciptakan pelayanan baru bagi masyarakat Pamekasan. (mas)