Malam Pergantian Tahun di Pamekasan Berjalan Kondusif dan Religius

Bupati main tenis meja bersama Dandim 0826 Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Upaya Pamekasan mengatur malam pergantian tahun 2018-2019 kali ini berhasil baik. Suasana pergantian tahun di kota Gerbang Salam berjalan kondusif bahkan sangat religius. Sekalipun ada keramaian tidak sampai membuat jalanan macet dan bising dengan bunyi knalpot motor yang membuat masyarakat terganggu.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam bersama Wakilnya Raja’ie, Pj Sekdakab Moh Alwi dan Forkopimda Pamekasan dan para pimpinan OPD melakukan pemantauan suasana pergantian tahun pada Senin 31 Desember 2018 malam. Pemberangkatan dilakukan dari Pendopo Wakil Bupati Jalan Jokotole. Mereka berangkat melakulan pemantuana mulai sekitar pukul 22.00 WIB.

Sebelum berangkat Bupati bersama Forkopimda menyempatkan bersantai dengan main tenis meja bersama Forkopimda. Di sana juga telah ada para pimpinan OPD yang bersiap-siap untuk mengikuti rombongan melakukan pemantauan malam tahun ke sejumlah titik desa dan kecamatan.

Badrut Tamam mengatakan ada tiga sukses yang diperoleh dalam malam pergantian tahun baru kali ini. Pertama tidak ada lagi pengerahan massa dari desa menuju kota yang dilakukan anaka anak muda desa. Juga tidak ada lagi konvoi sepeda motor yang biasa berkeliling di kota di malam tahun baru.

Yang ketiga, tidak ada lagi anak-anak muda berbusana seperti pakaian pocong yang tinggal di pinggir jalan dan tidak ada lagi anak anak muda berkeliling kota dengan motor dan mobil terbuka bernyanyi membawa sound system yang dinilai sangat mengganggu ketenangan masyarakat di perkotaaan. Dan tidak ada lagi anak muda dan warga masyarakat yang diketahui mabuk-mabukan.

“ Dan yang terakhir ada kesuksesan lain secara ekonomis, apa itu ? yaitu ada perputaran ekonomi di masyarakat karena di masyarakat ada kegiatan baru yaitu berupa solawatan, dzikir bersama dana pengajian kegamaam yang dilakukan di tiap kampung balai desa dan kecamatan. Semua kegiatan itu dilaporkan pada kami,” kata Badrut Tamam.

Dari hasil pantauan Global News, di perkampungan di kota Pamekasan yang biasanya warganya berkumpul di pinggir jalan menyanyi dan konvoi sepeda motor anak muda keliling perkotaan, kini sudah tidak ada lagi. Perkampungan di kota juga diwarnai dengan kegiatan religius kelompok solawatan, dzikir dan hiburan hadrah.

Pj Sekretaris Daerah Pamekasan Moh Alwi menegaskan pemantauan yang dilakukan pada malam tahun baru kali ini terbagi menjadi dua kelompok. Pertama Bupati dan Wabup bersama Forkopimda. Yang kedua dilakukan oleh para pimpinan OPD. Untuk pimpinan OPD ini dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tugas yang berbeda.
“Alhamdulillah berjalan sesuai harapan kita. Tenang tidak ada gangguan keramaian dan kebisingan bagi masyarakat di kota. Memang tidak seratus persen namun hasilnya luar biasa. Sekalipun ada keramain itu kegiatan keagamaan. Semoga yang akan datang juga begitu,” kata Alwi. (mas)