BPWS Serahkan Aset Rp 54 M ke Pemkab Pamekasan

Badrut Tamam terima daftar aset BMN dari BPWS.


PAMEKASAN (global-news.co.id)-Balai Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Madura Selasa (29/1/19) menyerahkan hibah aset Barang Barang Milik Negara (BMN) kepada Pemkab Pamekasan. BMN yang diserahkan itu sebagian besar berupa infrasruktur antara lain sarana jalan, penerangan jalan umum, dan sarana pemenuhan kebutuhan air dan lainnya.

Penyerahan daftar aset BMN milik BPWS itu dilakukan oleh Plt Sekretaris BPWS Wilayah Madura Sidik Wiyoto dan diterima langsung Bupati Pamekasan Badrut Tamam, di ruang pertemuan Pemkab Pamekasan. Penyerahan disaksikan oleh Wakil Bupati Raja’ie dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pamekasan.

Ada sebanyak 11 BMN yang diserahkan oleh BPWS Madura ke Pemkab Pamekasan antara lain pekerjaan peningkatan pemeliharaan Jalan Kabupaten Pamekasan, Survei topografi, field team jalan dan jembatan, core team koordinator field team dan review design.

Lalu penataan lampu PJU jalan, penyusunan design kawasan sentra batik dan wisata terpadu, penyusunan perencanaan teknis peningkatan pemeliharaan jalan, survei tanah, pembangunan peningkatan jalan akses, pengawasan pembangunan dan peningkatan jalan, dan pembangunan peningkatan jalan akses.

Sidik mengatakan nominal nilai aset BMN yang diserahkan BPWS Madura ke Pemkab Pamekasan saat ini mencapai Rp 54 miliar lebih. Sebelumnya BPWS juga telah menyerahkan sejumlah aset BMN ke Pemkab Pamekasan dengan jumlah mencapai Rp 10 miliar lebih. Dan jumlah total aset BMN yang diserahkan BPWS ke Pemkab Pamekasan kini mencapai Rp 66 Miliar lebih.

“Tugas kami BPWS membantu meningkatkan pembangunan bidang infrastruktur dan juga bidang SDM. Karena itu kami minta BMN yang telah diserahklan ke Pemkab Pamekasan untuk dipelihara dan dirawat baik baik, digunakan secara maksimal dan yang penting didata dan dijaga aset itu sehingga benar benar bermanfaat,” katanya.

Bupati Badrut Tamam mengaku senang dan berterima kasih atas penyerahan aset BMN dari BPWS ke Pemkab Pamekasan. Dia menilai Pamekasan memang sangat tepat untuk menjadi perhatian BPWS dalam melaksanakan tugasnya utamanya dalam pemberian bantuan pembangunan infrastuktur.

“Sebenarnya ada kesalahan yang selama ini terjadi. Yaitu penilaian bahwa kaki Suramadu sisi Madura itu adalah Bangkalan. Itu keliru, kaki Suramadu yang sebenarnya semua daerah di Madura termasuk Pamekasan yang ada ditengah. Sehingga kalau ada bantuan dan program BPWS, semua daerah di Madura harus mendapat perhatian,” katanya.

Badrut Tamam mengungkapkan Pemkab Pamekasan kini punya sejumlah prioritas pembangunan, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, perbaikan bidang manajemen keuangan, SDM dan lalinnya. Untuk mencapai prioritas tersebut maka membutuhkan infrastruktur yang memadai. (mas)