Badrut Tamam Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Badrut Tamam Serahkan Penghargaan Pada Pimpinan OPD.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam memastikan bahwa pada kepemimpinannya tidak akan ada jual beli jabatan dan jual beli mutasi. Hal itu diungkapkannya pada saat memberi sambutan dalam upacara apel perdana tahun 2019 di lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Senin (7/1/19).

“Memasuki tahun 2019 ini saya ucapakan selamat tahun baru 2019. Di tahun baru ini mari kita bergegas untuk bergeser dari pola pandangan pelayanan lama pada pada paradigma pelayanan baru menuju Pamekasan yang hebat. Dan yang penting saya tegaskan lagi bahwa pada kita tak akan ada jual beli jabatan dan jual beli mutasi,” tandasnya.

Ditegaskannya dalam pelaksanaan penyegaran pejabat nanti yang akan diberlakukan adalah kontrak kinerja menuju terciptanya aparatur pemerintah yang profesional, yang bisa mempercepat realisasi tujuan pembangunan menuju kabupaten Pamekasan yang dicitacitakan yakni Pamekasan hebat, Pamekasan Rajjeh, Bejreh dan Parjugeh.

Pernyataan Badrut Tamam bahwa dalam kepemimpinanya tak akan ada jual beli jabatan dan mutasi, sudah beberapa kali diungkapkannya di hadapan para pejabat dan anah buahnya di lingkungan Pemkab Pamekasan. Hal serupa juga diungkapkan di hadapan masyarakat umum ketika Badrut Tamam bertatap muka dengan masyarakat umum.

Karena pergeseran dan mutasi orientasinya adalah kontrak kinerja menuju profesionalisme pelayanan pada masyarakat, kata Badrut Tamam, pihaknya berupa untuk membuat berbagai terobosan program baru. Diantaranya telah diresmikannya Mall Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan. MPP ini adalah sentra pelayanan dan perijinan yang akan mempermudah masyaraklat menyelesaikan urusannya di satu tempat.

Yang kedua telah diresmikannya Mobil Branding Batik Pemkab Pamekasan. Program ini bertujuan untuk menyemangati para pejabat dan karyawan termasuk masyarakat Pamekasan umum untuk memanfaatkan potensi localnya sebagai media akselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Yang ketiga adalah berupa perbaikan etika pelayanan kepada publik, diantaranya membudayakan salam bagi pasien dan keluarganya yang dilakukan oleh aparat di RSUD dan Puskesmas se Pamekasan. Yang semua itu dilakukan dalam rangka menuju Pamekasan hebat dan berkemajuan.

“Pada tahun 2019 ini kami juga bersama pak Wabup dan para pimpinan OPD lainnya bertekad bahwa jabatan ini adalah untuk melayani rakyat dengan sebaik baiknya dengan setulus tulus dan se ikhlasnya. Semuanya itu kami lakukan semata mata karena niat ibadah kepala Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam upacara awal tahun itu juga Barut Tamam menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan kepada pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan yang berhasil menjadi juara dalam penilaian kinerja peyalanan OPD yang ada dilingkungan Pemkab Pamekasan. (mas)