Hadapi Pilpres, Bupati Badrut Tamam Minta Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

BadrutTamam memberi sambutan di acara Maulid Nabi.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Menghadapi momentum makin dekatnya pelaksanaaan Pemilu 2019 mendatang, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, meminta warganya agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai terjadi pertengkaran antara warga atau kelompok dengan warga atau kelompok lain karena perbedaan pilihan.

Ajakan itu disampaikan Badrut Tamam saat memberi sambutan dalam acara Solawat dan Dzikir Bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemkab Pamekasan di lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Senin (3/12/18) malam.

Peringatan maulid ini mendatangkan penceramah KRH Zainuddin Muhsin SH MH, ulama asal Pademawu Pamekasan yang kini menjadi salah seorang pengasuh pondok pesantren di Surabaya. Hadir dalam acara ini Wabup Raja’ie, Forkopimda, pimpinan OPD dan ribuan warga dari berbagai wilayah di Pamekasan.

“Semoga nanti di Pemilu dan Pilpres berlangsung aman dan damai. Saya minta masyarakat Pamekasan jangan sampai bertengkar karena Pilpres. Ini penting agar pemerintah nanti bisa lebih cepat dan tanggap memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk kemajuan bangsa dan negara kita bersama,” pintanya.

Terkait dengan kondisi daerah, Badrut Tamam, menegaskan ada sejumlah langkah stratergis yang akan dilakukannya sejak dilantik menjadi peminpin Pamekasan pada September lalu. Pertama beruasaha untuk segera merealisasikan tuntutan realisasi Gebang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami) yang sejak 10 tahun ini jadi motto pembangunan Pamekasan.

Dalam program ini, kata dia, disejumnlah pelayanan bidang kesehatan misalnya Rumah Sakit dan Puskesmas harus dibudayakan memberikan ucapan salam kepada pasien dan keluarga dan setiap orang yang datang. Dia melihat selama ini sekalipun Gerbang Salam sudah hampir 10 tahun berjalan hal itu belum dilakukan sama sekali.

“Nanti harus ada satu atau beberapa orang petugas di ruang loby rumah sakit atau Puskesmas yang bertugas menyambut pasien dan keluarganya atau orang lain yang datang dengan mengucapkan salam senyum dan dilayani dengan baik. Gerbang salam menuntut kita bisa berprilaku besih dan Islami,” tandasnya.

Lalalu program lainnya terkait dengan Gerbang Salam ini Badrut Tamam berjanji pemberian beasiswa bagi para santri dan para penghafal Al Quran. Dan yang terakhir adalah membumikan solawat secara rutin di seluruh desa di Pamekasan, kecamatan hingga kabupaten. Dengan membumikan solawat ini, kata dia, harapannya agar hidup masyarakat bisa tenang.

Program strategis berikutnya adalah menjalankan tugas pembangunan yang berangkat dari bawah merata makmur sejahtera dan berkedilan. Untuk mencapai itu, kata dia, ada program menumbuhkan home industry dan usaha baru. Dia merencanakan selama lima tahun kepemimpinannya untuk mecetak 10 ribu pengusaha baru.

“Untuk mencapai itu perlu dukungan dan do’a para ulama dan kiai serta masyarakat secara umum, agara kami, bapak wakil bupati dan para pimpinan OPD di Pamekasan ini dalam keadaan sehat sehat bisa bekerjka dengan baik cepat tepat tuntas tulus dan ikhlas” pungkasnya. (mas)