Ulama Dukung Penuh Program Prioritas Bupati

Badrut Tamam bersama Raja’ie dan Kapuskodal Polres Pamekasan dalam Silaturrahmi dengan ulama. Foto lain:
Para ulama peserta silaturrahmi dengan Pemkab.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Para ulama dan pimpinan Ormas Islam di Pamekasan mendukung berbagai kebijakan dan program prioritas Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Wakilnya Raja’ie. Bukan hanya itu para ulama juga meminta masyarakat agar ikut mendukung program pasangan pemimpin daerah yang baru tersebut.

Pernyataan dukungan itu disampaikan pada saat acara silaturrahmi antara Pemkab Pamekasan bersama para kiai dan pimpinan Ormas Islam di Pendopo Ronggosukowati, Senin (19/11/18). Dalam silaturrahmi ini juga hadir Wakil Bupati Raja’ie dan Kapuskodal Polres Pamekasan dan pimpinan OPD serta Camat se Pamekasan.

“Kami lihat apa yang disampaikan program prioritas baru yang disampaikan oleh Bupati itu sangat bagus. Karena itu kami mendukung dan mengajak para kiai lain dan masyarakat untuk mengawalnya,” kata KH Muzammil, kiai asal Desa Bicorong Kecamatan Pakong saat mendapat kesempatan bicara dalam silaturrahmi itu.

KH Muzammil mengatakan sebaik apapun program yang direncanakan pemerintah jika tidak dapat dukungan dari elemen masyarakat utamanya para alim ulama, maka akan terganjal. “Karena itu saya mengajak pada para kiai khususnya yang hadir saat ini mari kita dukung beberapa program bupati itu, karena itu program baik,” tandasnya.

Dalam silaturrahmi tersebut, saat memberikan kata sambutan, Bupati Badrut Tamam menyampaikan sejumlah program baru dan prioritas yang akan dilaksanakannya. Diantaranya upaya untuk optimalisasi dari program Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Islami) yang selama kurang 10 tahun telah jadi Motto Pamekasan.

Lalu dalam bidang pendidikan Bupati akan memberikan beasiswa bagi para penghafal Al Quran baik siswa maupun santri. Bupati juga memiliki program untuk menggelar kegiatan solawatan secara kontinyu ditiap desa dan kecamatan. Dan yang terakhir adalah upaya rekayasa pengaturan ketertiban dalam menghadapi malam tahun baru 2019 mendatang.

Para kiai menanggapi secara positif atas program tersebut. Dr KH Sahibuddin, Wakil Ketua PC NU Pamekasan, misalnya, mengatakan mendukung upaya untuk rekayasa untuk pengaturan kegiatan tahun baru. “Selama ini tiap pergantian tahun baru anak muda melakukan kegiatan yang rusak moral, kalau aturan yang bagus kami sangat mendukung,” tandasnya.

Sementara Dr Moh Zahid, Ketua LP2SI Pamekasan, mendukung pemberian beasiswa bagi siswa dan santri penghafal Al Quran. Namun dia meminta agar perhatian terhadap anak yang masih banyak belum bisa baca tulis Al Quran dengan baik juga harus mendapat perhatian. Sebab, kata dia, kini banyak anak usia SD bahkan SMP, khususnya di pedesaan yang kurang bisa membaca Al Quran dengan baik. (mas)