SMAN 3 Malang Juara Medspin 2018

Salah satu tim yang lolos ke grand final Medspin 2018 mempresentasi analisanya terhadap sebuah kasus di hadapan para juri.

SURABAYA  (global-news.co.id) – Setelah bersaing ketat dengan  “sesama” Malang, Sekolah Menengah Atas Negeri  (SMAN) 3 Malang berhasil menjuarai Internasional Medical Science and Application (Medspin) 2018 yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Sementara  sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang tampil sebagai runner up.

Grand final yang berlangsung Minggu (18/11) menempatkan SMA Unggulan M.H. Thamrin Jakarta sebagai juara 3. Sementara SMAN 4 Denpasar dan SMAN 1 Jember, masing-masing  menjadi juara harapan 1 dan harapan 2.  Sedang  Best Theory dan Best Experiment diraih SMA Unggulan M.H. Thamrin Jakarta.

Medspin adalah lomba sains dan medis terbesar kedua se-Indonesia yang dimaksudkan untuk lebih mengenalkan dunia kedokteran kepada para siswa SMA sederajat. Ketua Medspin 2018, M.Abdurrahman Rasyid mengatakan, Medspin yang tahun ini mengusung tema “Nutritional and Metabolic Disease” diikuti 150 tim yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan Internasional (Malaysia dan Thailand). Masing-masing tim beranggotakan tiga orang.

Pada grand final, kelima finalis harus menjalani penilaian yang terbagi dalam 2 sesi.  Sesi pertama adalah sesi Evidence Based Learning (EBL) –pertolongan pertama gawat darurat yang merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap orang–  di mana peserta diberikan sebuah kasus dan harus mendapatkan informasi untuk menentukan diagnosis dan terapi. Informasi didapatkan melalui anamnesis (mengajukan pertanyaan pada pasien) dan informasi tambahan dari internet. Setelah mendapat informasi, peserta diberikan waktu untuk membuat slide presentasi dan mempresentasikannya selama 10 menit di hadapan dewan juri.

Meskipun belum mendapatkan materi medis di sekolahnya,  namun para grand finalis dapat memberikan pemaparan dengan baik dan memuaskan para dewan juri bahkan membuat juri tekagum-kagum.  Sementara pada sesi kedua, kelima peserta menghadapi  cerdas cermat dengan materi pertanyaan biologi, kimia, fisika, dan medis.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Medspin tahun ini tidak hanya meliputi olimpiade, tapi juga ada lomba varian yaitu public poster dan cover jingle Medspin 2018.  Khusus jingle sudah pernah diadakan pada 2 tahun lalu dan kali ini dikembangkan lagi.

Pada lomba poster, tersedia 4 subtema yaitu pencegahan gangguan gizi dan metabolisme, tanda-tanda gangguan gizi dan metabolisme, mempersiapkan nutrisi yang baik, dan perubahan sistemik akibat gangguan metabolisme.  Dari seluruh poster yang masuk dipilih 5 karya dengan nilai tertinggi dan 1 karya favorit. Lima tim dengan karya terbaik diundang untuk mempresentasikan poster publiknya dan menjawab pertanyaan tim juri. Penilaian presentasi fokus pada kreativitas, inovasi, serta cara pemaparan isi poster yang ditampilkan.

Lomba poster publik ini dimenangi  SMAN 1 Talun sebagai juara pertama. Menyusul  MAN 2 Kediri dan  SMAK St. Louis 1 Surabaya sebagai juara kedua dan ketiga. Juara harapan 1 dan 2 masing-masing diraih SMA Assa’adah Bungah Gresik dan SMAN 1 Kertosono.ret