Peserta Tes CPNS Guru Agama Tak Ada yang Lulus SKD

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Formasi Guru Agama Islam tingkat SD pada seleksi CPNS Pamekasan tahun ini dipastikan tak akan terisi sama sekali. Pasalnya peserta tes CPNS untuk formasi guru Agama Islam itu tidak ada yang lulus Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Dari 1693 peserta untuk formasi guru agama Islam ini tak seorangpun yang memenuhi nilai ambang batas atau passing greade.

Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) adalah materi test pertama bagi peserta test CPNS. Dalam SKD ini materi yang diujikan adalah soal wawasan kebangsaan, test intelegensia, serta test karakteristik pribadi. Materi test SKD ini dikenal sulit dan diberlakukan sama atau soalnya serupa secara nasional untuk seluruh formasi.

Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Formasi dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Abdul Malik, Senin (12/11) mengatakan pendaftar pada formasi guru agama Islam ahli pertama dengan kualifikasi pendidikan S1-Pendidikan Agama Islam (PAI), sebanyak 1.693 peserta. Dari jumlah peserta tersebut, tidak ada satupun yang memenuhi ambang batas.

“Materi tes atau soal untuk tes SKD ini memang sulit dan sangat jauh dari materi keagamaan yang digeluti oleh peserta. Karena itu semua peserta gagal memenuhi nilai ambang batas atau passing greade itu. Tapi ini wajar saja, karena seleksi ini tidak melihat dari kemampuan penguasaan keagamaan yang dimiliki peserta,” ungkapnya.

Malik mengatakan pada seleksi CPNS tahun ini untuk formasi guru di Pamekasan selain guru agama Islam SD juga ada formasi untuk guru bidang studi lainnya yakni untuk guru SD berijazah PGSD, guru pendidikan agama Islam (PAI) untuk SMP dan guru pendidikan Ilmu Pebngathuan Alam (IPA) atau sains dan guru pendidikan teknologi informasi.
Hingga hari ini Rabu (14/11/18) pelaksanaan tes SKD bagi CPNS dilingkungan Pemkab Pamekasan yang digelar oleh BKPSDM Pamekasan terus berlanjut. Rabu hari ini memasuki hari ke 13. Pelaksanaan tes dilakukan di kantor BKPSDM Pamekasan jalan Bonorogo Pamekasan.

Secara keseluruhan jumlah peserta tes CPNS 2018 di Pamekasan, sebanyak 8.964. Hingga kini yang diketahui peserta yang tidak memenuhi ambang batas sebanyak 8.819. hanya 145 peserta yang berhak melanjutkan ke seleksi kompetensi bidang (SKB) atau lolos passing grade. Sedangkan jumlah tenaga yang jadi kebutuhan Pamekasan dari seluruh formasi sebanyak 341 orang.

Sekedar diketahui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah menetapkan ambang batas nilai untuk lolos SKD. Pada formasi umum, peserta wajib memenuhi ambang batas minimal pada tes wawasan kewarganegaraan (TWK) dengan skor 75, tes intelegensia umum (TIU) dengan skor 80, serta tes karakteristik pribadi (TKP) dengan skor 143, dan nilai kumulatif minimal 298.

Sedangkan pada formasi cumlaude, skor minimal yang harus dipenuhi pada TIU sebesar 85 dengan akumulasi TWK, TIU, dan TKP sebesar 298. Sementara bagi formasi penyandang disabilitas, skor minimal pada TIU adalah 70, dengan akumulasi nilai 260. Sementara pada eks tenaga honorer K2, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. (mas)