Kondisi Lingkungan Hidup di Bener Meriah Aceh Menurun

BANDA ACEH (global-news.co.id) – Calon legislatif Dapil Aceh II dari Partai NasDem Ibrahim Hasyim menggelar diskusi dengan masyarakat peduli lingkungan hidup, KNPI dan tokoh masyarakat di Bener Meriah Aceh tanggal 8 November 2018 kemarin. Dalam kesempatan itu terungkap bahwa sejak 20 tahun terakhir telah terlihat adanya penurunan kualitas hidup dengan berbagai dampaknya. Ini akibat hutan di sekelilingnya semakin menipis.

Suhu udara secara perlahan memanas, debit air menurun dan dengan kondisi ini dalam jangka panjang bisa membahayakan pasokan air bersih ke masyarakat. Tidak saja kebutuhan wilayah Bener Meriah, tetapi juga berdampak ke Aceh Utara.

Oleh karena itu, jika tidak ada upaya terstruktur untuk memperbaikinya, maka cita rasa kopi Gayo dan sayuran bisa berubah, keindahan alam, kesegaran udara, kenyamanan hidup serta budaya tari indah bisa hilang punah. Inilah yang paling menakutkan masyarakat.

Maka reboisasi dengan pohon produktif, membangun desa hutan dan menerapkan secara keras tegas aturan hukum, adalah sebuah keniscayaan yg perlu segera dilakukan. Dan ini tidak terlalu sulit, karena menurut para aktivis peduli lingkungan, kedua calon Presiden Republik Indonesia saat ini, ternyata mempunyai hubungan emosional dengan wilayah ini.

“Para aktivis peduli lingkungan mengharapkan saya dapat memfasilitasi penyampaian proposal yang akan diajukan kepada Pemerintah,” kata Ibrahim Hasyim. (Erfandi Putra)