Hari Jadi Pijakan Bangun Pamekasan dengan Spirit Ronggosukowati

Badrut Tamam menyerahkan penghargaan Kabupaten Layak Pemuda Dari Kemenpora kepada Kadispora saat upacara Peringatan Hari Jadi Pamekasan ke 488, Senin kemarin.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan Hari Jadi Pamekasan ke 488 tahun ini merupakan pijakan untuk merefleksikan bagaimana spirit Ronggosukowati sebagai Raja Islam pertama di Pamekasan bisa menjadi spirit pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

Badrut menegaskan hal itu kepada wartawan usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Pamekasan dalam rangka hari Jadi Pamekasan ke 488 di ruang Sidang Utama DPRD Pamekasan, Senin (5/11/18) kemarin.

Dikatakan mulai momentum Hari Jadi ke 488 ini, selama satu periode kepemimpinannya, Badrut Tamam berencana untuk menciptakan 10.000 pengusaha secara bertahap, tiap tahun 2000 pengusaha. Dari seluruh desa dengan kelurahan yang ada dilakukan pelatihan wirausaha sehingga akan tumbuh bibit-bibit pengusaha di desa, itu sesuai dengan potensi di desa masing-masing desa.

“Potensi-potensi yang dimiliki tiap desa itu apa saja baru dicluster, dan nanti cluster itulah yang kemudian menggambarkan potensi desa masing-masing, itu di bidang industri di bidang pendidikan. Harapan kita pendidikan kita berkemajuan,” ungkapnya.

Dia mengaku di beberapa kesempatan selalu mengatakan wajah Pamekasan bisa dilihat dari hari ini menuju Pamekasan empat atau lima tahun kedepan. Melalui beberapa gagasan program rencana yang sedang dirumuskan mulai dari pembuatan RPJMD yang sesuai dengan visi dan misi Pamekasan kedepan.

Selain itu, lanjutnya, Renstra Pamekasan 5 tahun ke depan, juga diharapkan bisa mendorong kemakmuran rakyat. Diupayakan program-program pembangunan berkembang di segala sector, baik bidang pendidikan, bidang pertanian sebagai pendorong utama PDRB, bidang SDM semakin bagus dan infrastruktur berkemajuan sehingga pelayanan pada publik makin baik.

Mulai tahun 2019 mendatang, Badrut Tamam juga mengharapkan sudah bisa launching Mal Pelayanan, di tahun ini juga launching mobil mobil dinas untuk diprinting batik. Di tahun ini juga sejumlah gagasan dan rencana Pembangunan sudah mulai dirancang sesuai rencana sebagai awal menuju Pamekasan hebat.

“Dengan begitu, bayangan Pamekasan lima tahun kedepan sudah bisa dilihat. Tahapan tahapan itulah yang kemudian kita sedang rancang di RPJMD kita,” tandasnya.

Badrut Tamam juga bersyukur diawal kepemimpinannya sudah ada penghargaan yang diterimanya dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga yaitu sebagai Kabupaten Layak Pemuda Tingkat Pratama.
.
“Alhamdulillah ini baru sekarang kita mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Pemuda, baru tahun ini kita dapat, sekarang di tingkat Pratama itu nomor satu kita Pratama, tahun depan sudah harus tingkat menjadi yang utama,” pungkasnya. (mas)