Hari Cerebral Palsy Sedunia, Pahami Tumbuh Kembang Anak dengan CP

Peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia di Surabaya dibuka dengan permainan angklung (kiri ke kanan) Iis-Gunawan, dr Adre Maiza SpS(K), Dr Sujarwanto MPd, GM Shangri-La, Jonathan Reynolds, serta Diah-Anggraeny.

SURABAYA (global-news.co.id) – Memperingati Hari Cerebral Palsy Sedunia , Yayasan Peduli Cerebral Palsy (YPCP) Surabaya mengajak semua pihak bergabung untuk memberikan kesadaran apa itu cerebral palsy. “Kami juga ingin masyarakat tahu bagaimana anak dengan cerebral palsy bisa berinteraksi dan memegang peran dalam kehidupan dan masyarakat. Serta memberikan pemahaman pada masyarakat umum agar lebih memahami bagaimana tumbuh kembang anak dengan cerebral palsy,” ujar Diah Anggraeny, Ketua YPCP Surabaya di Hotel Shangri-La, Kamis (11/10).

Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot, atau postur yang disebabkan oleh cedera atau perkembangan abnormal di otak, sering terjadi sebelum kelahiran. Tingkatannya bisa ringan, sedang, atau parah. Gejalanya termasuk pergerakan lengan dan kaki yang abnormal, bayi sulit makan, bentuk otot yang buruk pada awal kehidupan, perkembangan berjalan dan berbicara yang lambat, postur tubuh abnormal, kejang otot, tubuh kaku, koordinasi yang buruk, dan mata yang terlihat marah.

Diah mengatakan, pada tahun ini pihaknya menggandeng Hotel Shangri-La dan memperingatinya dengan menggelar seminar parenting bertema “Pentingnya Stimulasi dan Pendidikan Bagi Anak Cerebral Palsy”. Seminar ini digelar untuk lebih mengenalkan cerebral palsy kepada masyarakat luas, agar tindakan pencegahan sejak dini bisa dilakukan. “Selama ini banyak keluarga atau orangtua penyandang cerebral palsy sering terlambat menyadari jika anaknya mengidap gangguan ini,” tambahnya.

Selain seminar yang menghadirkan pakar neurologi dari Jakarta dr Adre Maiza SpS (K) serta Dr Sujarwanto, MPd – Dekan FIP di Unesa, kegiatan ini juga dihadiri sekitar 70 anak dengen CP (layuh otak) yang didampingi orangtuanya, guru-guru dari sekolah dasar negeri inklusi di Surabaya, pemerhati sosial Iis Hendro Gunawan yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya, beberapa volunter dan mahasiswa.

Hari Cerebral Palsy diperingati oleh lebih dari 50 negara di dunia setiap Rabu pada pekan pertama di bulan Oktober.ret