Happy Birthday Lao Shi

Setelah menyerahkan potongan tumpeng, Lao Shi dengan penuh kasih sayang mencium semu. Sebuah potret keharmonisan keluarga Lao Shi.

SURABAYA (global-news.co.id) – Tepuk tangan anggota Ling Tien Kung bergemuruh di Lapangan Ole-Ole, Surabaya ketika Lao Shi mengecup kening sang istri, Semu. Ya, Kamis 25 Oktober 2018 pagi, Lao Shi, guru kita semua, berusia 83 tahun (25 Oktober 1925 – 25 Oktober 2018).

Lagu panjang umurnya, turut mengiringi suasana yang begitu gembiranya di lapangan tersebut. Lao Shi dengan senyum bahagia memotong tumpeng yang telah disediakan panitia. Lalu Lao Shi memilih lauk pauk untuk dinikmati bersama Semu.

Semua potret keharmonisan keluarga “ditunjukkan” Lao Shi. Ya, Lao Shi memang panutan kita semua dari segala hal. Di hari ulang tahunnya itu, Lao Shi menunjukkan kepada muridnya yang hadir (sekitar 150 anggota Ling Tien Kung dari Surabaya, Sidoarjo hingga Gresik) sebuah arti kesetiaan dalam berkeluarga.

Seusai pemotongan tumpengan, Tari Maumere (nantinya akan ditampilkan di Kenpark) dengan pimpinan Ibu Ira “dihadiahkan” untuk HUT Lao Shi Ke-83. Anggota Ling Tien Kung menari dengan penuh kegembiraan di hadapan Lao Shi. Sementara Lao Shi memancarkan kegembiraan dan sesekali tersenyum menikmati tarian tersebut.

“Terima kasih semuanya,” kata Lao Shi.

Acara ditutup dengan ucapan ulang tahun kepada Lao Shi secara bergiliran. Setelah itu, semua hadirin menikmati sarapan pagi bersama-sama. HAPPY BIRTHDAY LAO SHI. (Erfandi Putra)