Gandeng Kodam V/Brawijaya, Masjid Cheng Hoo Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana Palu dan Jatim

Jos Soetomo secara simbolik menyerahkan bantuan dana yang dihimpun PITI Jatim dan YHMCHI untuk korban gempa di Palu dan Jatim kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen Arif Rahman.

SURABAYA (GLOBAL-NEWS.CO.ID)- Panitia Milad Ke-16 (13 Oktober 2002 – 13 Oktober 2018) Masjid Cheng Hoo Surabaya, Jumat (19/10/2018), menyerahkan dana bantuan untuk disalurkan kepada korban gempa dan tsunami Palu dan gempa di Jatim kepada Kodam V/Brawijaya. Panitia menilai Kodam V/Brawijaya merupakan institusi yang tepat untuk menyalurkan dana bantuan bencana tersebut.

“Kami memilih Kodam V/Brawijaya sebagai lembaga untuk menyalurkan bantuan bencana yang dihimpun oleh Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan PITI Jatim, karena tentara selalu berada di garda terdepan setiap ada bencana. Seperti gempa dan tsunami di Palu, di daerah itu banyak TNI yang terjun untuk membantu pemulihan daerah tersebut,” kata Jos Soetomo, Dewan Pembina YHMCHI di acara penyerahan secara simbolik bantuan untuk Palu dan Jatim kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Arif Rahman.

Secara keseluruhan dana bantuan yang dihimpun YHMCHI-PITI Jatim senilai Rp 800 juta. Senilai Rp 600 juta untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, sedangkan Rp 200 juta untuk korban gempa di Madura, Jatim. Hadir dalam acara tersebut, Jos Soetomo Dewan Pembina YHMCHI, H.M.Y. Bambang Sujanto Penggagas dan Pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya, Dr . H. Anton Baroto Budi Susatyo, M.MT Dewan Pengawas, Edwin Suryalaksana Penasehat PITI Jatim, H. Hariyanto Satryo Ketua PITI Jatim, H.A. Nurawi Ketua Umum YHMCHI, Ustad Hasan Basri Pelaksana Harian YHMCHI, H. Trisno Atmodjo Humas YHMCHI.

Sementara itu, Mayjen Arif Rahman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan para pengurus PITI Jatim dan YHMCHI ke Kodam V/Brawijaya. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PITI Jatim dan YHMCHI yang telah mempercayakan Kodam V/Brawijaya untuk menyalurkan sumbangan kemanusiaan ke Palu dan Madura,” kata Pangdam. (H. Erfandi Putra)