Gandeng ITS, BI Kembangkan UMKM Creativepreneur

GN/Istimewa
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A Johansyah membuka Kick Off Program Creativepreneur.

SURABAYA (global-news.co.id)-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Departemen Desain Produk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berkolaborasi mengembangka program wirausaha industri kreatif (creativepreneur)

Pengembangan UMKM sub sektor ekonomi kreatif, yang didominasi produk kriya, fashion, dan kuliner, juga menjadi fokus perhatian Bank Indonesia sebagai bagian dari program Local Economic Development (LED). Dimulainya program tersebut ditandai denga Kick Off Program Creativepreneur pada akhir September 2018 yang terdiri dari rangkaian acara gelar produk dari hampir 100 UMKM kreatif sekaligus tahap seleksi oleh Tim Desain ITS. Nantinya dipilih 25 UMKM yang akan dikembangkan dari sisi desain produk, kemasan, hingga branding-nya.

“Bank Indonesia mengapresiasi sepak terjang ITS yang sudah banyak melahirkan inovasi desain dan teknologi di tingkat nasional.” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A Johansyah, Senin (1/10).

Difi mengatakan, tantangan ke depan yang lebih besar adalah bagaimana mensinergikan dunia akademis dengan perkembangan industri, dan melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran UMKM mengenai pentingnya aspek desain, branding, hingga strategi pemasaran.

Dijelaskan Difi, saat ini pelaku UMKM rata-rata sudah cukup baik dalam hal teknis produksi, namun masih lemah dalam menjual keunggulan produknya, pada tahap pengembangan produk, Bank Indonesia akan memfasilitasi bantuan teknis dalam bentuk pelatihan kewirausahaan kepada UMKM dan mahasiswa, studi banding, fasilitasi pameran, pembuatan katalog, pelatihan digital marketing dan mentoring teknis oleh tim Dosen Desain Produk ITS. “Output yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya prototype produk kreatif dari setiap UMKM yang terpilih dan tumbuhnya/munculnya wirausaha-wirausaha baru,” katanya.

Dalam rangkaian acara Kick Off Program Creativepreneur, pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan Sharing Session dengan tema “Brand Lokal Millenial yang Mendun Salah satu pesan yang disampaikan adalah faktor yang membedakan creativepreneur yaitu tidak hanya sekedar menjual komoditas namun juga value dan bagaimana menerjemahkan value tersebut dalam identitas sebuah brand. (ist)