Bupati Pamekasan Minta Hari Jadi Bangkitkan Kemandirian

Badrut Tamam memukul gong tanda pembukaan Kegiatan Hari Jadi ke 488 Pamekasan.

PAMEKASAN (GLOBAL-NEWS.CO.ID) –Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan salah satu tujuan dilakukannya perayaan Hari Jadi Pamekasan adalah untuk menggali nilai – nilai budaya dan kearifan lokal yang selama ini dimiliki oleh masyarakat Pamekasan. Nilai-nilai budaya itu diharapkan akan menjadi motivasi untuk membangkitkan semangat percaya diri menuju kemandirian.

Achmad Syaifuddin

Bupati menegaskan hal itu saat membukan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Pamekasan yang ke 488, di Gedung Islamic Center Pamekasan, Selasa (9/10/18) malam. Peresmian kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati disaksikan oleh Wabup Raja’ie, Ketua DPRD Halili Yasin dan anggota Forkopinda Pamekasan.

Rangkaian kegiatan hari jadi ke 488 ini, sebagaimana biasa selalu menampilkan berbagai kegiatan yang memotivasi masyarakat untuk mencintai nilai- nilai budaya luhur yang mereka miliki. Akan tetapi lebih dari ini mengangkat nilai- nilai budaya ini fokusnya adalah terciptanya rasa percaya diri untuk bisa maksimal membangun daerahnya.

Nilai- nilai luhur Pamekasan yang diangkat selama rangkian kegiatan ini adalah misalnya menggunakan Bahasa Madura dalam kegiatan resmi daerah, menggunakan pakaian batik khas Pamekasan dan odeng atau ikat kepala khas Pamekasan. Dan yang tak kalah menariknya juga adalah mengadakan berbagai lomba budaya dan makanan khas Pamekasan.

Usai meresmikan pembukaan rangkaian kegiatan Hari Jadi, Bupati Badrut Tamam didampingi Wabup Raja’ie meninjau kegiatan Pamekasan School Fair yang juga digelar di Gedung Islamic Center. Ada puluhan sekolah dan madrasah yang mengikuti Pamekasan School Fair tersebut. Bupati Badrut Tamam mengunjungi satu persatu sekolah dan madrasah tersebut.
Dia mengatakan dirinya punya komitmen untuk memajukan pendidikan di Pamekasan. Karena selama ini dia melihat masih ada ketimpangan antara pendidikan yang ada di perkotaan dan pedesaan, antara wilayah Pamekasan utara dan selatan. “Karena itu saya minta agar tiap sekolah di Pamekasan ini mau berkompetisi untuk bisa maju,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Pamekasan Achmad Syaifuddin mengatakan setidaknya ada 13 rangkaian kegiatan Hari Jadi Pamekasan tahun ini diantaranya adalah Pamekasan School Fair mulai tanggal 9 hingga 12 Oktober di Islamic Center. Lalu Kuliner Festival tanggal 13 Oktober 2018. Festival Nasional Love Bird Beauty and Singing Contes tanggal 14 Oktober. Pamekasan Big Sale Week tanggal 15-21 Oktober, Madura Eksotik Carnival tanggal 19 Oktober.

Lalu Madura Music Daul Festival tanggal 21 Oktober, Pamekasan Drum Band Carnival tanggal 27 Oktober, Pekan Budaya Madura tanggal 29 Oktober, Haul Ronggosukowati tanggal 2 November, Prosesi Penobatan Ronggosukowati tanggal 3 November dan terakhir Upacara Bendera Hari Jadi Pamekasan dan Sidang Paripurna Khusus DPRD dengan agenda Hari Jadi Pamekasan yang akan digelar 5 Oktober 2018. (mas)