6.000 Anggota Ling Tien Kung Bergerak ke Kenpark Minggu Besok

Siang malam, “relawan” Ling Tien Kung menyiapkan berbagai keperluan dalam rangka mensukseskan peringatan HUT Ling Tien Kung Ke-13, dan HUT Lao Shi Ke-83.

SURABAYA (global-news.co.id) – Hari Ulang Tahun (HUT) Ling Tien Kung Ke-13 (25 Oktober 2005 – 25 Oktober 2018) yang sekaligus memperingati HUT Lao Shi Ke-83 (25 Oktober 1925 – 25 Oktober 2018), akan digelar di Kenjeran Park (Kenpark), Minggu (28/10/2018) besok. Setidaknya 6.000 anggota Ling Tien Kung siap mem-putihbiru-kan kawasan pariwisata keluarga andalan Surabaya itu.

“Kami benar-benar kewalahan melayani permintaan tiket masuk. Hingga Sabtu (27/10/2018), 6.000 tiket masuk Kenpark sudah ludes. Peserta HUT kali ini benar-benar di luar perkiraan panitia. Sebelumnya, panitia memperkirakan yang akan hadir sekitar 2.500 hingga 3.000 orang, ternyata sekitar 7-8 hari sebelum hari pelaksanaan, pembelian tiket masuk membludak,” kata Ir Agustiawan Dinata, Bendahara MPET2.

Agus mengatakan, dengan membludaknya peserta ini pada acara yang akan dimulai Minggu besok pukul 05.30 itu, sudah pasti menambah pekerjaan. “Saya bersyukur teman-teman dengan ikhlas bekerja setidaknya 4 hari terakhir ini lembur hingga pukul 11 malam di Ole-Ole,” katanya lagi.

Bagaimana dengan anggota yang tidak mendapatkan tiket karena kehabisan? Tentang ini Agus mengatakan, silahkan datang saja ke Kenpark. “Kami sudah menyiapkan tenda khusus untuk melayani ‘peserta susulan’. Saya mohon maaf bila masih ada anggota Ling Tien Kung yang belum bisa mendapatkan tiket. Silahkan besok datang ke Kenpark, kami akan melayani, meski dengan keterbatasan. Sekali lagi kami mohon maaf, karena ini di luar jangkauan kami,” kata Agus.

Lao Shi ketika memberikan pengarahan pada pelatihan instruktur, Sabtu (27/10/2018).

Sementara Lao Shi, di hadapan pelatihan instruktur di Ole-Ole, Minggu pagi, mengatakan, acara HUT Ling Tien Kung Ke-13, merupakan seremoni yang harus kita syukuri, karena kita sudah mencapai usia 13 tahun. Jangan puas. Masih banyak yang akan kita capai, terutama bagaimana kita menggaungkan Ling Tien Kung ke penjuru dunia. Kini Ling Tien Kung sudah tumbuh dari Jakarta hingga Papua.

“Saya minta, besok anggota harus happy. Saya minta saudari Ira untuk mempimpin berbagai tarian. Ada tari Maumere dan lainnya. Silahkan semua anggota berbahagia. Semua boleh menari,” kata Lao Shi. (Erfandi Putra)