Apel Perdana, Badrut Tamam Bertekad Beri Service Excellent

GN/Masdawi Dahlan
Badrut Tamam menyalami staf pemkab saat apel pedana di lapangan Pemkab Pamekasan, Kamis (27/9/2018).

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Bupati Pamekasan Badrut Tamam memimpin apel bersama para pejabat dan staf di lingkungan Pemkab Pamekasan di halaman Kantor Bupati Pamekasan Jalan Kabupaten, Kamis (27/9/18). Ini sekaligus menjadi apel perdana sejak ia dilantik menjadi orang pertama di Pemkab Pamekasan. Wakil Bupati Raja’ie juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam apel itu selain menyampaikan berbagai pesan, harapan dan tekad dalam membangun Pamekasan yang lebih baik lima tahun ke depan, Badrut Tamam bersama wakilnya memperkenalkan diri dan bersalaman dengan para pejabat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta karyawan yang mengikuti apel tersebut.
Kepada wartawan yang menemuinya usai upacara apel tersebut Badrut Tamam mengatakan pada apel perdana itu dia menyampaikan obsesinya tentang pembangunan Pamekasan yang lebih baik ke depan. Tentunya dari sudut pandang baru, yaitu sudut pandang yang seragam dan penuh kebersamaan antara lembaga eksekutif.

“Menyamakan persepsi OPD kita semuanya untuk kemudian sampai pada target dan tujuan yang kita inginkan, target akhir kita semuanya adalah Pamekasan yang terbaik, Pamekasan yang berkembang, merata berkeadilan serta Pamekasan yang berkemajuan,” ungkapnya.

“Untuk bisa sampai pada target itu, ada tahapan yang harus dilakukan. 2019, apa yang harus diselesaikan, 2020 apa yang harus kita selesaikan, 2021 hingga 5 tahun kedepan wajah Pamekasan sudah bisa kita lihat dari sekarang dan itu bisa dikoreksi oleh siapapun, mana yang kurang maksimal mana yang kurang bisa kita koreksi bersama-sama,” imbuhnya.

Menurut dia tahapan yang akan dilakukan harus jelas arahnya kemana pembangunan Pamekasan ke depan. Target itu harus ideal, dan harus jelas dari mana memulai pembangunannya. Termasuk rencana melakukan launching beberapa program promosi, di antaranya program baru semua mobil dinas harus branding batik.

“Ini baru dong. Nah inovasi penting kebanggaan kita. Kita sedang diskusi kapan pelaksanaannya. Kemudian beberapa janji-janji politik kami lainnya sudah mulai kita akan melaksanakannya saat yang tepat. Makanya kita kini menyamakan sudut pandang dulu dari sudut pandang ini kita berjalan bersama,” jelasnya.
Dia mengajak semua elemen masyarakat Pamekasan untuk melupakan riak riak yang terjadi pada saat pilkada yang telah lalu. Karena urusan Pilkada telah selesai. Dia meminta untuk memulai dari satu titik ke satu arah, satu semangat yang sama dengan target yang sama juga.

Apakah ada program 100 hari? Dia bilang ada. Di antaranya adalah program E-Lorong, yaitu program aplikasi android yakni jika masyaraat menemukan ada jalan yang rusak, selagi anggarannya masih ada, tinggal difoto dikirim ke pemkab, maka Pemkab melangkah perbaiki. “Intinya apa? kita akan melakukan model service excellent,” tandasnya.

Pada beberpa pos pelayanan publik, Badrut juga bertekad harus ada perbaikan pola pelayanan. Misalnya di rumah sakit daerah, semua elemennya harus memberikan pelayanan yang penuh akhlakul karimah, sesuai dengan motto Pamekasan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami).

“Gerbang Salam itu harus menjadi perilaku tidak hanya menjadi slogan. Jika ada pasien yang datang maka harus disambut dengan akhlakul karimah. Ucapkanlah assalamualaikum dengan senyum sapa yang yang ramah. Baru dilayani dengan baik. Dengan model begitu yang biasanya agak sakit belum masuk sudah sembuh, “ pungkasnya. (mas)