Fattah Jasin Jual Keunggulan Batik Pamekasan di Hadapan KCBI

Fattah Jasin bersama istri (dua dari kanan) foto bersama ibu-ibu anggota KCBI.

PAMEKASAN (GLOBAL- NEWS.CO.ID) – Pj Bupati Pamekasan Dr Ir RB Fattah Jasin MS, Minggu (19/8/18), kedatangan tamu tiga komunitas dari luar daerah. Mereka adalah Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Cabang Surabada dan Malang dan Komunitas Dokter Surabaya (KDS) serta Komunitas Alumni SMA Negeri 3 Malang.

Para tamu itu diterima oleh Fattah Jasin di Pendopo Ronggosukowati. Dalam menerima para tamunya Fattah Jasin didampingi oleh sejumlah pejabat antara lain Pj Sekdakab Pamekasan Mohammad Alwi SSos MSi, Kadis Koperasi dan UKM Drs Jon Yuliyanato, Kadisperindag Bambang Edi Suprapto.
Kedatangan para tamu komunitas tersebut berniat melihat secara langsung aneka ragam produk industri kecil atau hasil kereatifitas UKM dan produk unggulan daerah Pamekasan.

Karena itu sebelum tiba di Pendopo Ronggosukowati mereka terlebih dahulu mendatangi sejumlah pasar meninjau sentra produksi batik di Pamekasan.
Sementara terkait mempromosikan ragam batik tulis Pamekasan serta aneka ragam produk unggulan kereatifitas UKM Pamekasan, di Pendopo Ronggosukowati juga disediakan stan penjulan aneka ragam macam batik tulis Pamekasan dan aneka ragam camilan produk unggulan hasil kereatifitas UKM Pamekasan.

Rin Hendro, pengurus KCBI Malang mengatakan KCBI merupakan kumpulan orang yang memiliki kesukaan untuk memakai dan mengembangkan aneka ragam produk kain termasuk batik. Lebih jauh lagi KCBI ini juga berupaya untuk mengembangkan produksi itu untuk kepentingan perbaikan ekonomi masyarakat.

Fattah Jasin dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan rasa syukur karena Allah SWT bisa mempertemukan dirinya dengan tiga komunitas itu di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. Dan juga mengucapkan terima kasih atas rombongan komunitas tersebut yang telah sudi menyediakan waktu dan tenaga guna bersilaturrahmi ke Pamkasan.

Kesempatan silaturrahmi itu langsung dimanfaatkan oleh Fattah Jasin mempromosikan potensi produk unggulan Pamekasan. Salah satu produk unggulan itu adalah batik tulis Pamekasan yang dinilai sangat menarik dan berkualitas. Jasin juga menyebut sejumlah produk UKM Pamekasan lain yang juga jadi unggulan Pamekasan.

Fattah mengatakan batik tulis Pamekasan memiliki karakter khas warna dan halus. Lebih dari itu harganya sangat terjangkau bahkan murah. Ini terjadi karena pihak pembatik sendiri juga menjual batik di pasar.

“Kalau di daerah lain bapak ibu untuk membeli sepotong batik yang berkualitas harus merogok kocek hingga Rp 3 juta, maka di batik Pamekasan batik tulis yang berkualitas dan motif sangat baik hanya mengeluarkan sekitar Rp 1,5 juta saja. Bahkan di pasar batik ada batik tulis yang bisa dibeli dengan harga Rp 100 ribu,” ungkapnya.

Batik tulis Pamekasan, lanjut Fattah Jasin, mendapat pujian KGR Hemas dari Jogjakarta saat beberapa waktu lalu ke Pamekasan. KGR Hemas sangat kagum dan memuji batik tulis Pamekasan. KGR Hemas juga menyempatkan langsung meninjau pasar batik di Pasar Batik 17 Agustus Jalan Pintu Gerbang Pamekasan. Di pasar ini dia memboyong aneka jumlah motif batik dalam jumlah yang banyak.

KGR Hemas juga kagum karena di Pamekasan ini terdapat 34 sentra batik dengan jumlah pembatik mencapai sekitar 1500 orang lebih. Jumlah ni dinilainya paling besar dibandingkan daerah daerah lain di Indonesia.

“Nah atas kondisi itu kami Pamekasan diundang untuk ikut dalam festival batik internasional di Jogjakarta nanti,” pungkas Jasin. (mas)