Babak 16 Besar Sepakbola Putra Asian Games 2018, Tantang UEA, Indonesia Waspadai Postur Tubuh  

GN/Tirto.id Pemain timnas U-23 Irfan Jaya saat duel udara dengan salah satu pemain Palestina. Timnas Indonesia, Jumat (24/8) petang pukul 19.00 WIB, akan menghadapi timnas Uni Emirat Arab (UAE) dalam babak 16 besar sepakbola putra Asian Games 2018.

JAKARTA (global-news.co.id)-Timnas U-23 Indonesia telah sampai di babak 16 besar sepak bola putra Asian Games 2018. Indonesia berhadapan dengan Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Wibawa Mukti, Jumat (24/8), pukul 19.00 WIB yang ditayangkan live oleh SCTV.

Status UEA memang hanya merupakan posisi ketiga Grup C, namun mereka tetaplah tim berbahaya yang patut diwaspadai jika Saddil Ramdani dan kawan-kawan ingin meraih tiket ke perempat final.

Menghadapi UEA, Gelandang timnas U-23 Indonesia, Evan Dimas Darmono punya kenangan pahit. Saat memperkuat timnas U-19 Indonesia, Evan Dimas dkk dipermalukan UEA. Tak heran kalau Evan Dimas pun mengaku masih menyimpan dendam membara terhadap negara dari kawasan Timur Tengah itu.

Pemain yang saat ini memperkuat klub Malaysia, Selangor FA, itu mengatakan kenangan pahit itu terjadi saat Piala Asia U-19 2014 di Myanmar. Kala itu, tim asuhan Indra Sjafri harus menerima kekalahan 1-3 dari timnas U-19 UEA di babak penyisihan Grup B.

Karena itu dalam pertemuan kali ini Evan Dimas pun mengaku ingin berusaha keras membalas kekalahan tersebut di hadapan puluhan ribu suporternya.

“Dulu kami saat membela timnas U-19 Indonesia pernah beruji coba dua kali di kandang UEA, hasilnya kami menang,” kata Evan Dimas. “Tapi di Piala Asia U-19 yang berlangsung di Myanmar, kami kalah 1-3 dan tentu saja pertandingan besok kami harus menang,” kata pemain asal Surabaya tersebut.

Sebagai pandangan, timnas U-23 UEA melaju ke babak 16 besar dengan status peringkat ketiga terbaik. Mereka hanya mampu menang atas timnas U-23 Timor Leste dan kalah dari timnas U-23 China serta timnas U-23 Suriah.

Meskipun menjadi juara Grup A, Evan Dimas tidak mau menganggap remeh timnas U-23 UEA. Sebab, tim asuhan Luis Milla itu wajib menembus semifinal di ajang multi event terbesar kedua di dunia. “Kami tetap fokus, jangan puas dahulu. Pertandingan masih panjang. Kami harus menang lawan UEA,” kata Evan Dimas.

Pencetak gol Indonesia saat menaklukkan Hong Kong 3-1, Irfan Jaya mengaku dirinya siap untuk menjebol gawang UAE. Pemain asal Bantaeng tersebut juga menjelaskan bahwa dia ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. “Target saya selalu ingin memberikan yang terbaik dan konribusi di setiap pertandingan” jelas Irfan Jaya seperti dikutip dari emosijiwaku.com.

Total hingga laga ke-4, Irfan sudah membukukan dua gol untuk Indonesia. Pemain terbaik Liga 2 musim lalu itu, mengaku masih ingin berusaha menambah gol lagi sepanjang Asian Games. “Saya bangga dan bersyukur pastinya, sejauh ini sudah mencetak 2 gol semoga ke depannya lebih baik lagi dan bisa menambah gol lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, menjelang pertandingan, kapten timnas U-23 Indonesia, Hansamu Yama, mengatakan timnya harus banyak-banyak istigfar. Hal itu dikatakan Hansamu dikarenakan timnya tidak boleh terpancing emosi saat bertemu dengan UEA.

Momen-momen panas saat mengalahkan timnas U-23 Hong Kong pada babak penyisihan Grup A beberapa hari lalu menjadi pelajaran penting bagi tim Garuda Muda.

Ya, pada laga itu tercatat pemain timnas U-23 Indonesia terpancing emosinya hingga menghasilkan tiga kartu kuning dalam waktu satu menit. Hal-hal itu diharapkan tidak terulang kembali saat bertemu UEA.

Apalagi sebelum Asian Games 2018, para pemain UEA juga sempat terlibat adu pukul dengan timnas U-23 Malaysia beberapa waktu lalu. Kala itu, UEA kalah 0-2 dari tim berjulukan Harimau Malaya tersebut.

“Pelatih Luis Milla bilang kepada kami untuk menahan emosinya dan banyak-banyak istigfar, Insya Allah bisa,” kata Hansamu, Rabu (22/8/2018).

Lebih lanjut Hansamu mengatakan dirinya sudah melihat permainan dari UEA. Ada beberapa kewaspadaan yang wajib diperhatikan oleh tim Merah Putih tersebut.

Pengalaman kekalahan 1-2 dari timnas U-23 Palestina di babak penyisihan Grup A menjadi sebuah pelajaran berharga bagi timnas U-23 Indonesia.

Terlebih, secara karakter permainan timnas U-23 Palestina hampir sama dengan UEA.  “Kami mewaspadai semuanya, mulai dari postur tubuh yang jauh lebih tinggi dari kami,” kata Hansamu. (ins)