Uruguay-Brasil Kalah, Wakil Amerika Latin Habis

Reuters via Detik
Striker Belgia Romelu Lukaku mengirig bola di bawah bayang kejaran pemain Brasil.

KAZAN (global-news.co.id) – Belgia berhasil mengatasi gempuran Brasil di perempatfinal Piala Dunia 2018. The Red Devils, julukan timnas Belgia, menutup laga dengan kemenangan 2-1 dan melangkah ke semifinal. Dalam pertandingan sebelumnya di stadion yang berbeda, wakil Amerika Latin lainnya, Uruguay dipaksa menyerah 0-2 oleh timnas unggulan Prancis.

Brasil bermain agresif saat bertemu Belgia di Kazan Arena, Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB. Belgia pun tak mau kalah dengan melancarkan beberapa serangan balik berbahaya.

Belgia unggul terlebih dulu lewat gol bunuh diri Fernandinho pada menit ke-13. Di saat berusaha keras mencari gol penyeimbang, Brasil malah kebobolan lagi. Kali ini lewat gol Kevin De Bruyne di menit ke-31. Kedudukan tidak berubah hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Belgia nyaris tanpa peluang. The Red Devils dipaksa bertahan untuk meredam gempuran Neymar Jr dan kawan kawan.

Jerih payah Brasil cuma berbuah satu gol di menit ke-76. Adalah Renato Augusto, yang membobol gawang Belgia. Augusto cuma butuh tiga menit untuk mencetak gol setelah memulai pertandingan di menit ke-73.

Brasil gagal menambah gol di sisa waktu babak kedua. Belgia pun keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan berhak melangkah ke semifinal. Belgia menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2018 yang memenangi seluruh pertandingan dalam waktu 90 menit. Di laga semifinal, Les Bleus akan menjadi lawannya setelah mengalahkan Uruguay 2-0.

Reuters via Detik
Luiz Suarez hanya bisa menahan malu setelah timnya terdepak.

Uruguay dipaksa bertekuk lutut di kaki Prancis di Nizhny Novgorod Stadium, Jumat (6/7/2018) malam WIB. Dua gol yang bersarang di gawang mereka dicetak Raphael Varane dan Antoine Griezmann.

Hasil ini mengakhiri perjalanan mereka yang sempat mendapatkan pujian. Uruguay adalah satu dari tiga tim yang lolos dengan sempurna dari fase grup, menyapu bersih tiga kemenangan. Mereka bahkan tak kebobolan satupun gol. Selain itu, Luis Suarez dkk. sukses mendepak Portugal di babak 16 besar. Mimpi juara pada akhirnya kandas di tangan Prancis.

Pelatih Uruguay Oscar Tabarez tak mau berbasa-basi usai terdepak. Baginya Uruguay sudah tampil cukup baik dan perlu segera melupakan kesedihan, karena ada target baru: Copa America 2019.

“Mimpi kami berakhir, tapi fakta bahwa Piala Dunia berakhir tidak berarti kami tak bisa tampil baik di Copa America. Kami punya mimpi baru yang mana akan kami coba untuk wujudkan,” ungkap Tabarez dilansir BBC. “Kami sedih, kami merasakannya, tapi harus beranjak. Banyak negara elite sepakbola meninggalkan turnamen ini jauh lebih dini dari kami. Mari tak bersikap terlalu dramatis, inilah realita kita,” imbuh pelatih 71 tahun ini.

Tabarez memimpin Uruguay untuk periode kedua sejak 2006. Prestasi terbaiknya adalah gelar juara Copa America pada 2011. (ins)