Kemenkes Siapkan APD bagi Jamaah Haji

SURABAYA (global –news) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan 204.000 kacamata, 20.400 pasang sandal, 204.000 payung, 20.400 boks masker, 204.000 tas, dan 20.400 penyemprot air (water spray) untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018 ini. Penyiapan alat pelindung diri (APD) ini dalam rangka mengurangi risiko kesehatan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.

”Seluruh barang akan disimpan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah dan KKHI Madinah,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka, di Jakarta (5/7).

Menurut Eka, APD ini akan dibagikan saat tim promotif preventif (TPP) Kemenkes RI bertemu dengan jamaah yang tidak membawa atau menggunakan alat tersebut.  ”Selain sandal, tim kesehatan juga akan membagikan payung, masker dan penyemprot air untuk mengantisipasi panasnya cuaca di Tanah Suci,” ujarnya.

Eka menyebut, para jamaah haji seringkali lupa posisi di mana meletakkan sandal saat hendak beribadah di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Tahun ini, jamaah haji Indonesia yang lupa atau kehilangan sandalnya, bisa mendapatkan alas kaki secara gratis dari petugas haji Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jamaah kehilangan sandal dan nekat bertelanjang kaki di tengah cuaca terik di Tanah Suci. ”Biasanya mereka (jamaah haji) sandalnya ketinggalan. Bahaya, kakinya bisa kepanasan,’, ujarnya.

Rata-rata suhu di Tanah Suci pada musim haji tahun ini berkisar antara 53 derajat Celsius. Hal ini berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya luka lepuh bahkan heatstroke. ”Seperti tahun-tahun sebelumnya, jamaah yang berangkat ke tanah suci mayoritas masuk kategori berisiko (kesehatan) tinggi dan lanjut usia,” ungkapnya.ret

Untuk mengurangi risiko kesehatan, Kementerian Kesehatan  menyediakan APD bagi para jamaah haji Indonesia.