Sediakan E-Solution Terintegrasi, Laba Bank Maspion Naik

Herman Halim (kiri) didampingi Iis Herijati dalam public expose Jumat (29/6/2018).

SURABAYA (global-news.co.id) – Di tengah persaingan tajam dalam dunia bisnis dan perbankan, PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) mencatatkan kenaikan laba. Pada 2017 perseroan mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 93,16 miliar atau naik dibandingkan 2016 yang hanya mencatatkan laba Rp 91,99 miliar. Pada 2017, laba tahun berjalan Rp 69,50 miliar atau mengalami peningkatan dari Rp 68,16 miliar pada tahun 2016.

Bank berkantor pusat di Surabaya ini mencatat ROA dan ROE masing-masing sebesar 1,60% dan 6,30% pada akhir tahun 2017. Peningkatan laba tahun berjalan memberikan kontribusi terhadap ekuitas bank yang tercatat Rp 1,16 triliun pada akhir tahun 2017 atau meningkat dari akhir tahun 2016 sebesar Rp 1,11 trilliun, rasio kecukupan modal minimum (CAR) Bank tercatat sebesar 21,59% pada akhir tahun 2017.

Direktur Utama Bank Maspion Herman Halim didampingi Direktur Kepatuhan Bank Maspion, Iis Herijati, menyatakan, seiring dengan perekonomian Indonesia yang memasuki fase pemulihan, Bank Maspion mencatat pertumbuhan kredit sebesar Rp 8,10% dari Rp 4,18 triliun pada akhir 2016 menjadi sebesar Rp 4,52 triliun pada akhir 2017. “

“Dalam menyalurkan kredit, Bank fokus pada sektor-sektor yang pospektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga kualitas aset dapat terjaga. Demikian dengan rasio NPL Bank tercatat lebih baik dari rasio NPL perbankan,” kata Herman dalam public expose, Jumat (29/6/2018).

Dia mengatakan, hal penting lainnya adalah bank telah melaksanakan rencana bisnis dengan masuknya strategic partner yaitu Kasikornbank Public Limited Company yang memiliki 9,99% saham bank. Pada tahun 2018, bank menetapkan langkah strateis yang diarahkan untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah terutama nasabah komunitas dalam bertransaksi dengan cepat dan nyaman melalui layanan berbasis digital.

Terus Berinovasi

Demi meraih pertumbuhan yang berkesinambungan, Bank Maspion secara aktif berinovasi dan menata langkah untuk tumbuh bersama menuju masa depan agar selalu dapat mempersembahkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan tetap mempertimbangkan faktor risiko bank eksternal maupun internal, penyaluran kredit akan difokuskan kepada sektor-sektor yang prospektif dan target pasar yang bersifat komunitas dengan penambahan jenis atau kredit yang menunjang nasabah komunitas, penyaluran kredit tersebut dilaksanakan dengan tetap menjaga kualitas aset.

Demikian pula dalam menghimpun dana simpanan, strategi pamasaran Bank juga akan ditujukan kepada komunitas-komunitas sehingga penawaran produk dan layanan Bank dapat dilakukan secara komprehensif dan dapat meningkatkan volume CASA.

“Guna mendukung strategi pemasaran tersebut, Bank Maspion akan terus mengembangkan ragam fitur produk dan layanan khususnya yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital antara lain integrasi aplikasi Maspion Virtual Account beserta fitur Mobile Collection ke mitra-mitra pengguna serta penambahan delivery channel berupa Kas Mobil, ATM, dan Cash Recycle Machine,” kata Herman.

Selain itu bank akan meluncurkan program-program tabungan untuk meningkatkan customer base yang dilengkapi dengan coverage asuransi dengan metode referensi khususnya untuk karyawan program payroll dan dari sisi kredit Bank Maspion menyediakan fasilitas untuk menunjang usaha nasabah komunitas berupa distributor & supplier financing serta Kredit Multi Guna yang disediakan bagi karyawan nasabah yang mengikuti program payroll. (ret)