Ibrahim Bantu Fasilitas Belajar TK di Desa Aceh

BANDA ACEH (global-news.co.id) – Taman kanak-kanak (TK) Al Muhajir di Gampong Rayek Naleun, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, sudah berdiri sejak 11 tahun yang lalu dengan jumlah murid 30 sampai 35 anak setiap tahunnya. Sekolah ini didirikan swasta, gurunya dibiayai sendiri oleh muridnya sebesar Rp. 10.000 perbulannya. Sudah lama sekolah ini juga tidak punya peralatan permainan dalam proses belajar. Sungguh memprihatinkan. Karena itu bakal calon legislatif dari Partai NasDem, Dr Ibrahim Hasyim, turun tangan ikut mencarikan solusi untuk kemajuan pendidikan di daerah ini.

“Kasihan anak anak tidak bisa diajarkan bagaimana cara berteman dan cara mengantri misalnya, karena tidak punya alat permainan,” kata Umar anggota Pembina sekolah ini saat bertemu Ibrahim Hasyim. Ibrahim mengunjungi daerah ini untuk menyerahkan bantuan alat-alat bermain seperti ayunan untuk TK di desa tersebut.

Kita tahu mendapatkan pendidikan merupakan hak dari setiap warga negara, akan tetapi Pemerintah baru menyelenggarakannya dimulai dari Sekolah Dasar. Itulah pasalnya, TK itu pada umumnya didirikan dan diasuh oleh swasta. Ironisnya, sekalipun itu tidak ada syarat tertulis, pada kenyataannya, penerimaan murid di sekolah dasar lebih mengutamakan anak lulusan TK. “Itulah sebabnya, maka TK tumbuh dimana-mana, di kota sampai ke desa,” kata Ibrahim.

Secara umum, TK yang ada di kota cukup mandiri untuk menyelenggarakan proses belajarnya, akan tetapi di desa terpencil mereka terseok-seok, karena kemampuan masyarakat untuk membayar uang sekolah itu sangat terbatas. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya gaji guru dan fasilitas pendidikan dan permainan yang sangat minim.

“Saya tentu menghimbau kepada masyarakat yang peduli pendidikan sangat diharapkan dapat membantu kekurangan fasilitas belajar di TK terutama di desa terpencil. Kasihan, bukankah anakanak kita disana pun ingin belajar seperti saudara saudaranya di kota,” kata Ibrahim Hasyim. (fan)

Tag: