Direktur RSU Haji Berpulang

Dr Adi Wirachjanto MKes (ke-4 dari kanan) didampingi istri saat meresmikan ruangan anak di Graha Nuur Afiyah RSU Haji, Jumat (27/4/2018). GN/Retno Asri Lestari

SURABAYA (global-news.co.id)–Setelah merayakan Milad ke-25, RSU Haji Surabaya dirundung duka. Sabtu (28/4) pagi tadi, direktur rumah sakit tersebut, dr Adi Wirachjanto MKes, meninggal dunia di usia 59 tahun. Jenazahnya dimakamkan di TPU Keputih, Sabtu (28/4/2018) siang.

Pagi tadi dr Adi –yang menjadi direktur di RSU Haji sejak Juni 2017– masih sempat mengikuti kegiatan bersepeda bersama yang digelar pihak rumah sakit. Tak ada tanda apa-apa pada pria yang suka bercanda tersebut. Tapi saat sampai di kawasan Penjaringan, pria kelahiran 20 Februari 1959 itu tiba-tiba jatuh dan segera dilarikan ke IGD RSU Haji. Ternyata nyawanya tak tertolong dan  dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.45 WIB.

Sebelum menjabat direktur RSU Haji, ayah 1 anak dan kakek 1 cucu ini menjadi Direktur RS Jiwa Menur. Adi yang meninggalkan seorang istri dimakamkan siang harinya di TPU Keputih Surabaya.

Pada Rabu lalu, dr Adi masih memimpin acara Jumpa Pelanggan dan menandatangani piagam kontrak pelayanan dengan pelanggan (citizen’s charter). “Dengan adanya kontrak pelayanan ini, kami ingin menekankan aspek pelayanan publik yang profesional, transparan, berkepastian, ramah dan berkeadilan dengan menghargai hak dan kewajiban pengguna maupun penyedia layanan,” ujarnya saat itu.

Kemudian pada Jumat, bertepatan dengan perayaan Milad ke-25 RSU Haji Surabaya, Adi meresmikan beberapa fasilitas di rumah sakit yang dipimpinnya. Bahkan sempat bergurau saat mendapat penjelasan tentang USG 4D, perangkat baru yang dimiliki rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut. “Di Menur dulu nggak ada yang seperti ini, isinya orang stres.”ret