54 Mahasiswa FISIP Ubhara Dimagangkan di Lima Polsek di Surabaya

 

Rektor Ubhara Edy Prawoto didampingi Dekan Fisip Ubhara Ismail melakukan panen lele yang merupakan salah satu realisasi program pemberdayaan masyarakat sinergi perguruan tinggi, Polrestabes dan masyarakat, Jumat (20/4/2018). GN/Fathurrochman Al Aziz

SURABAYA (global-news.co.id)-Mahasiswa magang di perkantoran sudah biasa. Bagaimana kalau magang mahasiswa di kantor kepolisian sektor (polsek)? Itulah setidaknya yang kini tengah dijalani 54 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Ubhara Surabaya.

Dekan FISIP Ubhara Surabaya Ismail, S.Sos, M.Si mengungkapkan para mahasiswa tersebut disebar di lima polsek yang ada di Surabaya yakni, Polsek Jambangan, Polsek Rungkut, Polsek Wonocolo, Polsek Wonokromo dan Polsek Karangpilang. Para mahasiswa semester 6 ini akan menjalani program magang yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini selama 3 bulan ke depan. “Mahasiswa diturunkan ke polsek dalam rangka magang sekaligus pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ismail di sela acara pelepasan magang dan penelitian mahasiswa FISIP di balai RT 01 RW V Siwalankerto Surabaya.

Di lima polsek tersebut, para mahasiswa tersebut akan diterjunkan langsung ke masyarakat. “Dengan begitu akan mengetahui situasi di masyakat seperti apa. Dari situ muatan lokal di masyarakat yang ada bisa dieksplor. Mereka nantinya akan melapor kepada kami persoalan persoalan yang ada. Baik itu persoalan sosial, ekonomi, politik dan budaya,” ungkap mantan Kapolsek Karangpilang, Surabaya ini.

Karena baru pertama kalinya, banyak yang belum biasa dengan program ini. “Kendala ada di internal, mereka belum terbiasa dengan magang seperti ini. Mereka menganggap magang selama ini ada di kantor, melakukan pekerjaan seperti mengetik surat dan sebagainya. Ini kita coba terjun ke lapangan. Langsung menyentuh ke persoalan masyarakat,” papar pria yang alumni Ubhara Surabaya ini.

Sekadar diketahui pemagangan mahasiswa di polsek ini merupakan kelanjutan program yang sudah dicanangkan dua bulan sebelumnya yakni ‘Pemberdayaan Masyarakat’. Saat itu, program ini bertujuan memberdayakan masyarakat dari semua aspek, terutama ekonomi. Salah satunya dengan ternak ikan lele di lahan yang terbatas seperti daerah perkotaan. Program ini pun sudah dirintis di wilayah Siwalankerto yang merupakan wilayah kerja Polsek Wonocolo. Yakni pengadaan kolam ikan lele yang jumlahnya ribuan dan mulai setahap demi tahap dipanen warga setempat, Jumat (20/4/2018).

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Ubhara Edy Prawoto SH MHum, Wakil Rektor I Dr. A. Djoko Sumaryanto dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Edy Prawoto mengungkapkan, program pemberdayaan masyarakat sementara ini dilaksanakan FISIP. Ke depan nantinya juga akan dilakukan fakultas-fakultas lain  sesuai dengan keilmuannya. “Program Pemberdayaan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. Kalau masyarakat berdaya akan melahirkan semua aspek. Mulai aspek ekonomi, keamanan. Kalau orang berdaya, punya penghasilan, tentunya, akan berpengaruh terhadap kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Edy.

Edy menjelaskan, program ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi, Polrestabes Surabaya, dan pemerintahan tingkatan paling rendah serta masyarakat setempat. “Kami berharap program ini bisa diterapkan di tempat yang lain,” pungkas Edy.(faz)