Wabup Janji Tindak Tegas ASN Yang Tidak Netral

  Foto :  Khalil Asyari ( tengah) dalam dialog di Ralita FM

 

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asyari meminta agar seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan tidak terlibat dukung mendukung atau terlibat politik praktis dalam menghadapi Pilkada Pamekasan mendatang. Bagi yang terbukti melakukannya Pemkab akan memberikan sanksi yang tegas.

Itu diungkapkan Khalil dalam acara dialog interaktif seputar kampanye Pilkada Pamekasan yang digelar Ralita FM Radio milik pemerintah daerah Pamekasan,  Kamis (8/3/2018) pagi kemarin. Dalam dialog ini hadir juga nara sumber lain yakni Dandim 0826 Pamekasan Letkol Nuryantyo, Kasat Tibmas Polres Pamekasan Hairul Anam, Ketua KPU dan Ketua Panwaslu Pamekasan.

Juga dihadirkan dalam dialog itu Ketua Tim Pemenangan Pasangan Cabup-Cawabup Peserta Pilkada Pamekasan, yakni Heru Budi Prayitno Ketua Tim Pemenangan pasangan Badrut  Tamam dan Rajai ( Berbaur) dan Faridudin Tamin Ketua tim pemenangan Pasangan Khalilurrahman dan Fathorrahman  (Khalifah).

Khalil menegaskan permintaan agar ASN tidak terlibat politik praktis dan dukung mendukung bagi pasangan calon itu berlaku bagi semua aparat baik di tingkat daerah hingga tingkat kelurahan atau desa. Karena itu dia meminta kepada pihak terkait utamanya Panwaslu jika menemukan bukti ada ASN yang terlibat untuk segera melaporkannya.

“Sekalipun tidak boleh terlibat, namun ASN sebagai warga negara yang ingin mengetahui tentang visi dan misi dari pasangan calon, maka bagi ASN itu juga bisa datang melihat kampanye asalkan dengan batasan yang tegas tidak boleh terlibat dukung mendukung.  Kita pasti akan bisa bedakan mana yang datang terlibat mendukung dan mana yang datang karena  ingin mengetahui visi dan misinya,” urainya.

Selain pada ASN Khalil juga meminta agar tim sukses pasangan berusaha untuk menjalani kampanye dengan sopan dan beretika sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dia meminta agar jangan sampai ada kampanye negatif yang menjele-jelekkan pasangan calon yang ada.

“Tim sukses pasangan boleh menjual dan memuji muji calonnya sendiri, namun jangan menghina dan menjelekkan pasangan yang lain. Kalau itu terjadi nanti itu akan menjadi sebab musabab terjadinya masalah. Karena itu kepada tim sukses saya juga menghimbau agar bersikap objektif dan sportif,” pintanya.

Dandim 0826 Pamekasan Letkol Nuryantyo mengatakan pihaknya akan membantu tugas polisi dalam keamanan Pilkada. Dia juga berharap kepada calon, timses dan masyarakat juga menjaga agar Pilkada Pamekasan ini berjalan lancer aman dan damai. “Pilkada yang aman lancar dan damai itu kan keinginan kita semua,” katanya.

Sementara Fariduddin Tamim dan Heru Budi Prayitno mengharap agar KPU maupun Panwas untuk bekerja secara profesional. Keduanya juga memintaagar sosialisasi  Peraturan KPU  (PKPU) tentang Pilkada benar benar disosialisasikan merata pada massyarakat. (mas/*)