Hasil ‘Back To Basic’, 10 Sasana Berlatih di Transmart Sidoarjo   

GN/F. Al Aziz
Warga Sidoarjo dari 10 sasana tersebar di berbagai wilayah mengikuti latihan pertama kalinya di halaman Transmart Sidoarjo, Sabtu (24/3/2018).

SIDOARJO (global-news.co.id)-Ling Tien Kung terus melakukan pendekatan pada masyarakat. Kali ini, Koordinator Sidoarjo menyediakan tempat untuk berlatih terapi kesehatan tersebut di halaman parkir Transmart Sidoarjo setiap Sabtu pagi pukul 06.00 WIB.

Latihan terapi Ling Tien Kung di halaman Transmart, Sabtu (24/3/2018) pagi tadi yang merupakan pertama kalinya, menghadirkan, hampir 400 anggota dari 10 sasana yang berada di bawah payung Ling Tien Kung Sidoarjo.

10 sasana yang hadir dalam latihan di tempat yang baru pertama kalinya digelar tersebut, tersebar dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Ke-10 sasana tersebut antara lain, Sasana Villa Jasmine, JTC Japanan, Sentra Porong, Indra Prasta Tulangan, Puri Surya Jaya Buduran, Lotte Mart Waru, Kesambi Indah, Bintang Terang, Graha Tirta Waru. Juga ikut serta peserta dari non sasana seperti instruktur Jambore.

Brigjen Pol (Pur) Edy Prawoto, Ketua Koordinator Ling Tien Kung Sidoarjo, mengungkapkan, pihaknya mewadahi keinginan masyarakat yang ingin berlatih, khususnya bagi warga yang berada di daerah utara Sidoarjo.

Saat ini, kata Edy, jumlah anggota Ling Tien Kung Sidoarjo tercatat sekitar 8 ribuan orang. “Tapi setelah didata ulang, jumlahnya 7 ribuan,” ungkap orang nomor satu di lingkungan Universitas Bhayangkara Surabaya (Ubhara Surya) ini.

Yang spesial dalam latihan di halaman Transmart Sidoarjo kali ini, sasana yang hadir sengaja dihadirkan setelah melalui program evaluasi yang dijalankan Koordinator Sidoarjo. Edy Prawoto mengatakan, saat ini, pihaknya tengah menjalankan salah satu program yang disebutnya ‘Back to Basic’.

Program ini, menurut mantan Kapolres Sidoarjo ini, mengacu kepada strategisnya peran sasana-sasana yang jumlahnya semakin lama semakin bertambah banyak. “Jadi Koordinator Sidoarjo memiliki tim khusus yang mendatangi setiap sasana,” papar Edy Prawoto. “Peran sasana sangat strategis karena itu merupakan basis Ling Tien Kung,” tegas mantan Kapolres Surabaya Utara ini.

Edy mengatakan, program ‘Back to Basic’ ini merupakan salah satu dari tiga program yang dicanangkan Ling Tien Kung Koordinator Sidoarjo.  Selain itu juga berjalan program “capacity building” yang bertujuan meningkatkan jumlah pelatih dan ketiga adalah program pembenahan.

Khusus Ling Tien Kung Sidoarjo, meski jumlahnya sudah mencapai 7 ribuan, namun jumlah instruktur masih sangat kurang. Saat ini tercatat baru ada 300 instruktur. “Tapi tidak semua aktif karena mereka ada yang sudah pindah. Idealnya satu instruktur melatih 20 orang, kalau sekarang satu instruktur melatih 35 orang,” ungkap Edy. (faz/fan)