Disdik Pamekasan Kembali Incar Tiket O2SN Tingkat Nasional

GN.Masdawi Dahlan
Rusdiyadi (pegang mikropon) bersama panitia di pembukaan O2SN di SDN Bugih 1, kota Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekaasan selama dua hari mulai Selasa (20/3/18) menggelar Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD. Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Pamekasan Rusdiyadi mewakili Kadisdik HM Tarsun, di halaman SDN Bugih 1 Pamekasan, Selasa pagi.

HM Marwi, Kasi Kesiswaan mendampingi Rusdiyadi mengatakan, O2SN kali ini semua pesertanya berasal dari siswa kelas IV. Karena hasil seleksi akan menjadi wakil dalam ajang O2SN Provinsi pada O2SN tahun 2019 Sementara untuk O2SN Propinsi tahun 2018, sudah terwakili oleh hasil seleksi tahun 2017 yang sekarang tengah dalam pembinaan.

“Ada 8 cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan dalam O2SN ini. Semua pesertanya putra putri merupakan utusan terbaik dari 13 kecamatan di Pamekasan. Mereka juara 1 hingga juara 3 dari tiap cabor yang diperlombakan. Nanti untuk tingkat kabupaten ini juga akan dipilih juara 1 hingga juara 3 dari tiap cabor juga,” katanya.

Karena keterbatasan tempat, kata Marwi, secara teknis pelaksanaan seleksi selama dua hari ini dilakukan di tempat yang berbeda. Di antaranya untuk pertandingan cabor pencak silat dan karate dilaksanakan di SDN Bugih 1. Untuk cabor catur di SMPN 4, bulu tangkis di gedung olah raga (GOR) Desa Teja, untuk cabor renang dilaksanakann di kolam renang depan SMAN 4 Pamekasan.

“Para juara O2SN tingkat kabupaten ini sebagaimana biasanya dari tahun tahun sebelumnya nanti akan mendapat pembinaan secara intensif dan maksimal selama satu tahun yang nantinya akan dikirim menjadi duta Pamekasan dalam ajang serupa untuk tingat propinsi tahun 2019 mendatang,” paparnya.

Dia berharap para atlet Pamekasan ini akan bisa kembali berhasil meraih tiket maksimal hingga O2SN tingkat nasional. Sebab pada O2SN tingkat nasional tahun 2017 lalu, sudah ada atlet asal Pamekasan yakni dari cabang olah rasa pencak silat yang menjadi wakil Jatim dan finalis O2SN tingkat nasional di Medan, Provinsi Sumatera Utara.

“Karena itu maka dalam seleksi kali ini akan kami upayakan serius objektif dan optimal sehingga hasilnya maksimal juga. Setelah itu pembinaannya nanti juga diupayakan makimal sehingga benar benar siap meraih prestasi untuk tingat propinsi hingga nasional lagi. Seleksi untuk tingkat Jatim nanti pada tanggal 27 Juli mendatang,“ ungkap Marwi.

Sementara itu, Kadisdik Pamekasan HM Tarsun, sebagaimana disampaikan Rusdiyadi, meminta agar para siswa dan pihak lain yang terlibat dalam seleksi O2SN tingkat kabupaten ini, untuk menunjukkan sportifitasnya. Sehingga nanti O2SN tingkat kabupaten ini menghasilkan atlet atlet pilihan yang berkualitas untuk jadi duta Pamekasan pada jenjang O2SN berikutnya.(mas/*)