Dekan Cup FK UA 2018 Ajak Peduli Pentingnya Kesehatan Mental

SURABAYA (global-news.co.id)-Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga kembali menghadirkan Dekan Cup 2018 dengan tema yang berbeda. Berangkat dari tema tahun lalu “Surviving Disaster”, Dekan Cup tahun ini lebih pada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat Surabaya akan pentingnya kesehatan mental.

Dekan Cup 2018 mengangkat tema yang tidak biasa, “Mental Health” dengan Sub-tema “Psychological First Aid”. Acara yang dinaungi BEM KM Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini akan digelar tanggal 16 April sampai 4 Mei 2018 dengan opening event berupa night run pada 24 Maret. .

Ketua Dekan Cup 2018, Yahya T. Robbani, menjelaskan, diusungnya tema tersebut berdasarkan fakta bahwa kesehatan jiwa dan mental masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data WHO (2016), terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena demensia.

Di Indonesia, dengan berbagai faktor psikologis dan sosial serta keanekaragaman penduduk yang tinggi, maka jumlah kasus gangguan jiwa akan terus bertambah. Ini berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktivitas manusia untuk jangka panjang.

“Oleh karena itu, penting untuk menghilangkan perspektif masyarakat yang memandang mental illness sebagai momok yang menakutkan atau tabu untuk dibicarakan. Diharapkan Dekan Cup ini bisa menjadi salah satu jawabannya,”ujar Yahya.

Dekan Cup 2018 terdiri dalam 3 rangkaian acara, yakni Opening Event, Competition Session, dan Closing Event. Opening dan Closing dibuka untuk umum, karena pihaknya juga ingin mensosialisasikan tema “Mental Health”, agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mental. “Sementara Competition Session dikhususkan untuk Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,” tutur Yahya.

Kepala Subdivisi Acara Opening Dekan Cup 2018, Adra Achirultan, memaparkan, dalam opening event nanti pihaknya akan mengajak masyarakat lari 6K bersama para zombie. “Kami mengangkat “Agoraphobia : Frightmare Run”. Berlari dikejar zombie, pasti tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Masyarakat akan berlari 6K pada malam hari, seperti night run lainnya, namun kali ini akan ada yang menemani yakni zombie,“ tukas Adra sembari menyebut rute yang dilalui Prof Mustopo, kampus B, Grand City, SMA kompleks, balai kota dan balik lagi ke kampus A Unair.

Adra menjelaskan Agoraphobia sendiri memiliki makna ketakutan terhadap keramaian. “Saya mengumpamakan ketakutan terhadap keramaian tersebut seperti berlari kemudian dikejar zombie, Anda akan berusaha menghindari zombie-zombie tersebut,” lanjutnya.

Selain Frightmare Run, Agoraphobia juga membuka Night Market dengan tiket masuk 10K, di mana tersedia berbagai kuliner yang akan memuaskan lidah masyarakat sembari dihibur oleh penampilan band-band internal. Untuk mengikuti Frightmare Run cukup membayar Rp 85 ribu dengan mendapatkan race pack yang berisi jersey, BIB, tas, dan free pass Night Market.
Rangkaian acara selanjutnya Competition Session: Sport and Non-Sport, yang akan diselenggarakan selama April. Untuk kompetisi ini, panitia Dekan Cup 2018, mengangkat Serotonin.

Menurut Koordinator Acara Dekan Cup 2018, Jeffri, Serotonin adalah happy substance, mirip seperti dopamin, yang akan membuat diri kita senang, khususnya melupakan hal-hal yang membuat kita merasa tidak nyaman. “Harapannya, sesuai tujuan utama kami, lomba-lomba dalam Dekan Cup 2018 dapat menjadi sarana refreshing bagi civitas akademika, dari kehidupan kuliah maupun saat bekerja di rumah sakit, bersenang-senang dengan teman sejawat melalui berbagai sport and non-sport competition. Dan puncak acara, Closing: Anesthesia yang diagendakan pada bulan Mei 2018,” jelas Jeffri.

Cabang olahraga yang dilombakan antara lain tenis, tenis meja, renang, biliar, catur, tarik tambang, futsal. Selain itu ada pula lomba memasak, fotografi, FK Idol, dan lukis.

Anesthesia 2018, merupakan kelanjutan dari Anesthesia 2017 yaitu pentas musik yang ketika itu menghadirkan Sheila On 7. ”Tahun ini kami tetap menggunakan judul Anesthesia, selain sebagai branding untuk FK Unair, kami juga mengorelasikan dengan alur rangkaian acara kami. Setelah Agoraphobia, merasa takut, kemudian bersenang-senang di Serotonin, dan ditutup dengan Anesthesia. Anesthesia sendiri sebenarnya memiliki arti anestesi, yakni memblok reseptor di tubuh yang menerima rangsang nyeri sehingga tidak merasa sakit. Namun, kami mengartikannya sebagai feeling numb. Tidak merasakan apa-apa, yang berarti sudah bisa melupakan rasa takut dari keramaian,“tambahnya.
Acara closing ini akan mengemas informasi tentang “Mental Health : Psychological First Aid” dalam bentuk Artspace, suatu pameran edukatif interaktif, sebagai sarana bersosialisasi pada masyarakat, juga sebagai penggalangan dana yang akan digunakan untuk Bakti Sosial oleh angkatan 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada bulan Juli mendatang .

Yahya menambahkan Dekan Cup 2018 tidak hanya dalam kegiatan lomba dan konser. Acara ini juga bertujuan khusus yakni sebagai sarana mempererat silaturahmi dan komunikasi antar Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, baik mahasiswa pre-klinik maupun klinik. Melalui acara ini, panitia dan peserta dapat saling mengenal antar generasi, sebagai calon sejawat yang akan sama-sama terjun di dunia kesehatan.(ret)