Pasar Kolpajung Pamekasan Segera Diremajakan

Kondisi pasar Kolpajung pasca kebakaran awal tahun 2016. Inzet : Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asyari.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Pasar Kolpajung yang berlokasi di Jalan Ronggosukowati Pamekasan segera diremajakan. Pasar yang sebagian besar habis terbakar pada awal tahun 2016 lalu itu segera dibangun susun dua lantai. Pasar tersebut akan dibangun semi modern sehingga akan lebih indah, bersih dan sehat.

Peremajaan pasar yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai pasar terbaik tingkat Jawa Timur tersebut,  pembangunannya diperkirakan menelan biaya Rp 80 miliar lebih. Pembangunannya akan melibatkan badan usaha swasta dengan konsep pembangunan yang dikenal  dengan nama Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPDBU).

Kini pihak Pemkab Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat memantapkan rencana peremajaan dan pembangunan kembali Pasar Kolpajung tersebut terus melakukan konsultasi dengan berbagai pihak terkait untuk sempurnanya perjalanan pembangunan peremajaan pasar tersebut.

Kamis (18/1/18) kemarin konsultasi publik dilakukan bersama pimpinan dan komisi terkait di DPRD Pamekasan. Konsultasi ini juga dihadiri tim ahli bidang hukum dan bidang ekonomi yang sengaja dipersiapkan dalam program peremajaan pasar ini. Konsultasi lanjutan menurut rencana juga akan segera dilakukan secara detil bersama para pedagang yang kini menempati yang berada di pinggir kota Pamekasan tersebut.

Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asyari didampingi Plt Sekdakab Pamekasan Moh. Alwi menjelaskan karena keterbatasan anggaran pemkab pembangunan pasar Kolpajung  akan dilakukan dengan KPDBU. Sistem ini diatur dalam  Perpres 38 tahun 2014, Permen PPN 04 Tahun 2015,  Perka LKPP No. 19 tahun 2015 dan Permendagri NO 96 tahun 2016.

Saat ini, kata Moh Alwi, Plt Sekdakab Pamekasan, langkah persiapan yang dilakukan untuk peremajaan pasar ini antara lain promosi peluang investasi peremajaan pasar Kolpajung melalui skema  KPDBU di berbagai website milik Pemkab Pamekasan.

“Terdapat 15 jenis usaha yang ada di pasar Kolpajung dengan jumlah pedagang atau pemilik kios dan toko sebanyak 928 orang. Pasar ini sangat potensial dan besar sumbangan terhadap PAD Pamekasan. Hasil retribusi pelayanan terealisir mencapai 94 persen,” ungkap Alwi.

Dalam layout rencana peremajaaan pasar ini nanti di antaranya terdiri gedung induk dua lantai, dua zona kios atau los, pintu masuk, masjid, gedung pengolahan sampah, tempat pemilihan dan penjemuran sampah, area parkir dan tempat penampungan sampah sementara.

Sementara itu, Pimpinan DPRD Pamekasan menyatakan mendukung peremajaan pasar Kolpajung tersebut. Meski demikian, para wakil rakyat meminta agar konsep peremajaan itu harus dipersiapkan secara matang, agar berjalan lancar dan hasilnya maksimal. ”Kita pasti mendukung yang penting semua siap dan perencanaanya matang,” kata Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin. (mas/*)