Khofifah-Emil Daftar Siang, Gus Ipul Pilih Malam Hari

SURABAYA (global-news.co.id) Rabu hari ini 10 Januari 2018 merupakan hari terakhir pendaftaran pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Pasangan Khofifah Indarparawansa-Emil Elestianto Dardak menjadi pasangan calon pertama yang mendaftar dalam Pilgub 2018. Sementara Saifullah Yusuf yang rencananya berpasangan dengan calon yang dijagokan PDI Perjuangan, rencananya baru mendaftar Rabu malam pukul 19.00 WIB.

Sesuai yang direncanakan, pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak akan berangkat dari Ponpes Amanatul Ummah yang berada di Jalan Siwalankerto Utara III, Surabaya.

Keberangkatan pasangan yang diusung Partai Demokrat, Golkar, Nasdem, Hanura, PAN, dan PPP ini diiringi kelompok drum band pelajar SMP Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dan ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser).

Emil Elestianto Dardak, bakal calon wagub, pada pukul 09.00 WIB, tampak sudah tiba dan memasuki salah satu rumah di Jalan Siwalankerto Utara III, Surabaya, yang menjadi tempat persinggahan pasangan calon. Rombongan pasangan berangkat didampingi 500 anggota dan pendukungnya ke Kantor KPU Provinsi Jawa Timur. Termasuk di antaranya Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN dan Edy Suparno Sekjen PAN. Di tingkat regional, Soekarwo Ketua DPD Demokrat Jatim juga dijadwalkan ikut mengantar.

Renville Antonio Sekretaris Pemenangan yang juga Sekretaris DPD Demokrat Jatim mengatakan, seluruh administrasi pendaftaran Khofifah-Emil telah disiapkan. Pasangan ini mengantongi 42 kursi yang diusung Partai Demokrat 13 kursi , Golkar 11 kursi, PAN 7 kursi, Nasdem-Hanura 6 kursi, dan PPP 5 kursi.

Renville mengatakan, pasangan Khofifah-Emil juga akan diusung juga oleh PKPI yang tidak memiliki kursi di DPRD Jatim. Dia mengatakan apakah nanti, PKPI bisa ditambahkan untuk lampiran pendaftaran partai pengusung, masih menunggu koordinasi dengan KPU. “Kami masih koordinasi apakah PKPI ini bisa masuk tercatat di KPU sebagai partai pengusung,” ujar Renville.

Rencananya, kata Renville, seluruh perwakilan partai pengusung juga ikut mengantarkan Khofifah-Emil ke KPU Jatim.

Sementara itu, Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul juga mendaftar ke KPU Jatim, Rabu (10/1/2018). Keputusan ini diambil setelah semua berkas untuk kebutuhan pendaftaran sudah lengkap. Hanya saja hingga siang ini nama bakal calon wakil gubernur yang menjadi pasangan Gus Ipul sendiri baru diumumkan, Rabu hari ini.

Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP sebelumnya mengatakan, memang ada sejumlah nama yang disodorkan agar menjadi pertimbangan untuk menentukan pendamping Gus Ipul.

Artinya, kata Hasto, bisa saja muncul nama lain sebelum pendaftaran di KPU Provinsi Jatim ditutup pada Rabu (10/1/2017).

Dia sebelumnya di Jakarta, juga sempat menyebutkan beberapa nama yang dijaring PDIP sebagai kandidat-kandidat yang bisa menjadi pengganti Azwar Anas. Mereka antara lain Ahmad Basarah Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Budi Sulistiyono (Kanang) Bupati Ngawi, dan Sri Untari Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim.

Meski belum tahu bakal calon wakil gubernur yang jadi pasangannya Gus Ipil serasa mendapat angin dengan deklarasi dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Suharna Surapranata di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018), mengatakan dalam Pilgub Jatim, PKS melabuhkan pilihan kepada Gus Ipul. “Dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dan usulan pengurus tingkat wilayah Jatim, DPP PKS memberikan persetujuan pada cagub Gus Ipul sebagai calon gubernur Jatim,” ujar Suharna.

Soal belum adanya calon wakil gubernur untuk mendampingi Gus Ipul, Sekretaris Jenderal PKS, Mustafa Kamal mengatakan tak mempermasalahkannya. “Kita ingin mendukung Gus Ipul. Siapa pun yang mendampingi, PKS tekad bulat dukung penuh Gus Ipul,” jelas Mustafa.

Sementara itu, Gus Ipul yang menerima langsung dukungan ini sangat bersyukur atas tambahan dukungan yang diberikan PKS. Ia berharap jika terpilih nanti bisa menjalankan pekerjaannya dengan baik untuk masyarakat Jawa Timur. “Dengan ini surat saya terima dan saya terima kasih pada PKS yang berikan dukungan pada saya 2008-2013 dan sekarang. Saya mohon doa bawa amanat ini dengan baik saya bisa istiqomah dan sejahterakan masyarakat Jatim,” harap Gus Ipul.(faz)