Jatim Siap Kembali Jadi Ajang Tour de Indonesia

Raja Sapta Oktohari (kiri), Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) bersama Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, dan Wachid Wahyudi, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) ISSI Jatim periode 2017-2021.

SURABAYA (global-news.co.id)- Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menyatakan kesiapannya Jatim menjadi lokasi penyelenggaraan ajang lomba balap sepeda Tour de Indonesia berikutnya. Alasannya, Jatim telah terbukti mampu menjadi tuan rumah yang baik serta masyarakatnya sangat antusias terhadap olahraga balap sepeda ini.

 

“Daripada mencari tempat lain, saya tawarkan, lebih baik tahun depan diselenggarakan di Jatim lagi. Disini pluralisme terjaga dengan baik, masyarakatnya juga _open minded_ terhadap tamu asing” ujar Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim ini psaat Dinner Tour de Indonesia 2018 dan Pelantikan Pengurus ISSI Provinsi Jatim Periode 2017-2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/1/2018) malam.

 

Antusiasme masyarakat Jatim terhadap lomba ini, lanjut Pakde Karwo, antara lain terlihat dari hadir dan berduyun-duyunnya masyarakat  menyaksikan serta memberikan dukungan kepada para pembalap sepeda saat melintasi etape-etape di provinsi ini.

 

Kehadiran masyarakat Jatim tersebut, lanjut Pakde Karwo, sebagai bukti bahwa masyarakat Jatim sangat _open minded_. Artinya, berpokiran positif, tertarik untuk bertemu serta belajar dari masyarakat internasional, khususnya para pembalap sepeda yang berasal dari berbagai negara.

 

Ditambahkan, Jatim adalah tempat yang aman dan nyaman, dimana pluralisme begitu terjaga dengan baik. Berbagai suku, agama, dan budaya bisa hidup berdampingan secara damai. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pancasila sebagai working ideology bisa berjalan dengan baik di Jatim.

 

“Jadi, daripada mencari-cari tempat lain, lebih baik penyelenggaraan berikutnya puter-puter di Jawa Timur kemudian dilanjutkan ke provinsi lain. Apalagi Jatim punya berbagai jenis makanan kuliner yang nikmat, seperti nasi rawon dan soto ayam” pungkas Pakde Karwo yang disambut tepuk tangan hadirin.

 

Presiden ISSI : Jawa Timur Super Excellent

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari mengatakan dirinya dan para peserta lomba sangat terkesan dengan Jawa Timur. Sambutan Jawa Timur terhada  kegiatan Tour de Indonesia tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.

 

“Saya tidak bisa menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkan kegembiraan dan rasa terima kasih saya atas sambutan luar biasa Jawa Timur. This is more than happy, this is super excellent. Kecintaan seluruh elemen masyarakat jatim terhadap balap sepeda begitu besar” katanya.

 

Raja Sapta mengungkapkan, dirinya dan seluruh peserta Tour de Indonesia merasakan sendiri bagaimana sambutan masyarakat Jatim terhadap ajang ini. Khususnya ketika seluruh peserta masuk ke etape wilayah Jatim, yakni mulai Ngawi sampai Mojokerto

 

“Kami disambut luar biasa, masyarakat menyambut dengan ramah, mulai anak-anak sampai orang dewasa, semuanya melambaikan tangan saat kita bersepeda sepanjang rute, serta alamnya yang indah membuat kami kagum. Di Ngawi dan Madiun, kami disambut jamuan oleh bupati dan walikota,” ujarnya.

 

Secara pribadi, Raja Sapta terkesan dengan Pakde Karwo, karena ajang ini bisa berjalan sukses berkat kerjasama yang baik dengan Pakde Karwo. “Terima kasih kepada Pakde Karwo yang membuat semuanya lebih mudah, serta terima kasih juga kepada polisi, dan pemerintah, serta masyarakat Jatim. Kami sepakat bila peyelenggaraan Tour de Indonesia berikutnya kembali melintasi Jatim” ujarnya.

 

Penyelenggaraan Tour de Indonesia Tahun ini, lanjut Raja Sapta, dinilainya sukses. “Ini kali pertama Indonesia punya ajang balap sepeda dengan kualifikasi 2.1, strata tertinggi lomba balap seped, sedangkan yang lainnya dibawah 2.2. Selain itu,  lomba ibi diliput 38 media nasional dan internasional, dimana mereka meliput mulai start sampai finish” pungkasnya.

 

Melewati 3 Provinsi

 

Tour de Indonesia 2018 yang berlangsung tanggal 25 s.d. 28 Januari melintasi 3 provinsi yaitu DIY, Jatim dan Bali.  Empat etape yang dilintasi peserta lomba  yaitu Prambanan – Ngawi, Madiun – Mojokerto,  Probolinggo – Banyuwangi dan Gilimanuk – Denpasar. Dua etap telah dilalui sebelum jamuan makan malam peserta lomba dengan Gubernur Jatim, yakni etape Candi Prambanan-Ngawi tanggal 25 Januari, dan etape Madiun-Mojokerto tanggal 26 Januari.

Hari ini tanggal 27 Januari, para peserta lomba balap sepeda Tour De Indonesia 2018 melakukan start dari Kota Probolinggo pukul 10.00 dan finish di Banyuwangi 15.00 WIB. Esok harinya, tanggal 28 Januari pukul 10.00 WIB para peserta start di pelabuhan Gilimanuk dan finish jam 13.35 WIB di Denpasar Bali.

Bagi Jawa Timur, kegiatan ini dinilai penting karena dapat membantu mempromosikan Jatim di kancah internasional, seperti di bidang pariwisata, budaya, dan kuliner.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Sapta Oktohari melantik  Wachid Wahyudi menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) ISSI Jawa Timur periode 2017 -2021.

Dalam pelatikan tersebut Raja Sapta Oktohari berharap agar Pengprov ISSI Jatim bisa melakukan pembinaan yang berkelanjutan agar bisa muncul bibit-bibit pebalap dunia. “Jawa Timur ini ibarat pabrik sepeda, karena banyak atlet-atlet itu yang berasal dari Jawa Timur. Sehingga, ISSI Jatim harus melakukan pembinaan yang serius agar bisa muncul pembalap masa depan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ISSI Jatim, Wachid Wahyudi mengatakan jika dalam kepengurusannya ia akan memasyarakatkan olahraga sepeda melalui gelaran fun bike (sepeda santai). Tak hanya itu, ia juga akan melakukan pembinaan atlet sejak usia dini. “Karena sekarang untuk mengikuti PON (Pekan Olahraga Nasional) yang akan datang ini ada batasan usia yaitu usia 21 tahun, maka tentu pembibitan ini dimulai dari usia yang lebih muda. Minimal itu dimulai tingkat SMP, tetapi kita juga akan coba memberikan pelatihan-pelatihan itu mulai usia sedini mungkin,” jelasnya. ajeng