Punya 353 Desa, Sidoarjo Baru Punya 78 BUMDes

GN/Istimewa
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memegang sayur hidroponik dalam Bursa Inovasi Desa di GOR Sidoarjo, Jumat (29/12/2017).

SIDOARJO (global-news.co.id)–Agar desa punya kemandirian ekonomi ke depan, setiap desa di Kabupaten Sidoarjo didorong agar memiliki satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal ini disampaikan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat membuka Bursa Inovasi Desa 2017 di Lapangan tennis Indoor GOR Sidoarjo, Jum’at, (29/12/2017).

“Saya minta kepada Dinas PMD P3A KB untuk terus melakukan pendampingan dan mendorong pemerintah desa segera memiliki BUM Desa, tahun 2018 nanti setiap desa haru punya minimal 1 BUM Desa”, tegas Saiful Ilah.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (Dinas PMD P3A KB) Sidoarjo memang pihak paling berkompeten dalam pembinaan BUMDes. Ditargetkan pada tahun 2018 setiap desa punya minimal 1 BUM Des (Badan usaha milik desa).

Saat ini, Kabupaten Sidoarjo baru memiliki 78 BUMdes, padahal total ada 353 desa  di wilayah kabupaten delta ini.

Program tersebut antara lain Membentuk BUM Desa sebagai motor penggerak ekonomi desa  yang berbentuk unit usaha layanan desa, koperasi dan usaha kecil menengah. Kedua program pembangunan Embung tujuannya untuk mengatasi persoalan air untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan dan juga pariwisata.

Ketiga Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan dan yang keempat pembangunan sarana Olahraga sebagai tempat olahraga masyarakat dan juga untuk kegiatan liga desa atau pertandingan antar desa yang bisa menjadi pemasukan kas desa.

“Pemerintah desa harus bisa mengelola dengan baik anggaran dana desa yang sudah diterima, terutama dipergunakan untuk program prioritas dari Menteri PDTT, yakni pembentukan BUM Desa, Pembangunan Embung, Pengembangan Produk Unggulan dan juga Pembangunan Sarana Olahraga”, terang Saiful Ilah.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD P3A KB Ali Imron sudah mempersiapkan mekanisme pendampingan kepada pemerintah desa untuk mempercepat terbentuknya BUMDes. Salah satu yang dilakukan adalah dengan membentuk TIK (Tim Inovasi Kabupaten).

TIK tugasnya mendorong desa untuk melakukan inovasi, TIK bekerjasama dengan P3MD (Program Perencanaan Pendampingan Masyarakat Desa) dalam melakukan pendampingan. (faz)