BI Edukasi Wartawan 34 Provinsi tentang Kebanksentralan

GN/Ismaindah
Suasana pembukaan Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia di Jakarta, Senin (20/11/2017) pagi.

JAKARTA (global-news.co.id)-Bank Indonesia (BI) selama empat hari memberikan edukasi tentang kebanksentralan kepada wartawan ekonomi dari 34 provinsi di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, 19-22 November 2017.

Hadir sebagai narasumber Yoga Affandi, Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, Lana Soelistyoningnsih, Pengamat Ekonomi Samuel Sekuritas.

Dyah Nastiti, Asisten Gubernur BI, membuka secara resmi pelatihan wartawan daerah dengan memukul gong tanda dimulainya pelatihan yang diikuti 58o wartawan dari 34 provinsi, termasuk salah satunya wartawan Global News. Sebagai moderator, Primus Dorimulu, Pemimpin Redaksi Investor Daily, Suara Pembaruan dan Beritasatu.com

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman mengatakan, pelatihan dilakukan dengan tujuan agar semakin banyak wartawan paham tugas dan fungsi bank sentral. “Dalam rangka menjalankan fungsi sebagai otoritas moneter, sistem pembayaran serta menjaga stabilitas sistem keuangan, BI memandang komunikasi merupakan hal yang penting,” ujar Agus di sela kegiatan.

“Komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien akan membuat transmisi kebijakan BI dapat diterima industri, pelaku usaha dan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, termasuk dalam mengendalikan ekspektasi inflasi,” tambah terkait edukasi bertajuk “Pelatihan Wartawan Daerah 2017”.

Agusman menjelaskan komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien membutuhkan peran serta dari media massa sebagai institusi yang memiliki tugas untuk menyebarkan berita dan informasi yang obyektif bermanfaat bagi masyarakat. “Sebagai salah satu pilar demokrasi, media massa juga memiliki peran untuk mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas,” ujarnya.

Karena peran media massa yang besar itulah, menurut Agusman, BI memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media massa secara rutin, terutama terhadap fungsi bank sentral dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan. “Salah satu bentuk nyata dari niat tersebut adalah penyelenggaran pelatihan wartawan daerah 2017 dengan tema “Pengendalian Inflasi Daerah untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pelatihan wartawan daerah secara bersama-sama di Jakarta kali ini merupakan yang kedua. Sebelumnya dilakukan oleh masing-masing Kantor Perwakilan BI.(win)