Ukir Sejarah Baru, Komite Nasional Keuangan Syariah Gelar Pleno di ISEF 2017

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah

SURABAYA (global-news.co.id)-Gelaran Indonesia Syar’i Economic Festival (ISEF) 2017 yang akan dihelat mulai 6 November 2017 mendatang, bakal mengukir sejarah baru. Ini karena salah satu agenda di dalamnya adalah diselenggarakannya sidang pleno I Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang diketuai sendiri oleh Presiden Joko Widodo.

Robi Ariadi, Analis Senior Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur yang juga sekretaris panitia pelaksana ISEF 2017, mengungkapkan rencana kehadiran Presiden Joko Widodo dalam gelaran ISEF kali ini. “Nantinya Insya Allah Pak Presiden setelah mantu sehari sebelumnya di Solo, akan langsung membuka ISEF 2017 di Grand City,” ungkap Robi di Malang, akhir pekan kemarin.

Keberadaan KNKS yang baru diresmikan Juli 2017 meski telah terbentuk setahun sebelumnya, sangat ditunggu tunggu kebijakannya terkait dengan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Diungkapkan Robi, dalam gelaran ISEF tahun ini, akan dihadirkan sebanyak 17 pesantren dari berbagai kota di Jawa Timur dan beberapa kota lainnya di Indonesia. “Para pesantren ini nanti bakal menampilkan tentang sejarah mereka, kekuatan atau ketokohan dan model bisnis yang dikembangkan di pesantren,” beber Robi.

Pesantren yang ikut memeriahkan ISEF di antaranya Pondok Pesantren Darul Ulum, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Lirboyo, Ponpes Modern Gontor, Ponpes Salafiyah, Ponpes Nurul Jadid, Ponpes Annuqayah Sumenep, Ponpes Langitan. Bukan hanya kalangan pondok pesantren, nantinya ISEF juga diikuti sejumlah kampus, organisasi kemasyarakatan Islam, asosiasi dan lain sebagainya.

Robi mengatakan, selain itu juga dalam ISEF kali ini akan digelar 5 seminar nasional dan 4 seminar internasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah mengatakan ISEF 2017 yang sudah keempat kalinya dalam empat tahun berturut-turut, kali ini berbeda dengan gelaran sebelumnya. “ISEF kali berbeda dengan sebelumnya karena sudah dimulai dengan lomba di sejumlah kota di Indonesia seperti Bandung, Makassar dan Medan,” ujar Difi di sela kehadirannya menyaksikan lomba-lomba bernafaskan Islam di Grand City. “Tahun depan insya Allah bisa dilaksanakan di kota kota lainnya. Kami berharap masyarakat juga ikut serta dalam ISEF,” ujar Difi. Selain itu selama pelaksanaan ISEF juga akan digelar pameran buku termasuk penjualan buku serta bedah buku tentang ekonomi syariah. faz