‘Pamekasan School Fair’, Ajang Mencintai Daerah dengan Kreatifitas


Wabup Khalil Asyari (tengah), M. Tarsun (dua dari kanan) saat meninjau salah satu stan peserta Pamekasan School Fair yang akan diselenggarakan hingga akhir pekan ini.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Pamekasan School Fair 2017 dibuka Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asyari, Senin (23/10/17). Pameran hasil kreatifitas siswa se Pamekasan ini digelar selama lima hari dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pamekasan ke- 487, di Gedung Islamic Center Jalan Trunojoyo km 3 Pamekasan.

Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya. Pertama, dalam momentum yang sama, digelar 2016 lalu. Tahun ini, Pamekasan School Fair diikuti 60 sekolah lebih mulai tingat SD hingga  SMA di Pamekasan, baik yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kemenag Pamekasan.

Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan Drs HM Tarsun MSi mengungkapkan, secara umum Pamekasan School Fair ini digelar dalam rangka memotivasi munculnya kreatifitas dan inovasi para siswa di Pamekasan, yang dipersembahkan sebagai wujud kecintaan mereka kepada Kabupaten Pamekasan.

“Pamekasan School Fair ini digelar dalam momentum hari jadi tujuannya mengungkit kesadaran mereka untuk kecintaan mereka kepada daerahnya dengan cara menunjukkan kreatifitas mereka sebagai pelajar. Cinta pada daerah cinta pada tanah air  dan negara dengan kreatifitas, inovasi dan ilmu pengetahuan,” tandas Tarsun.

GN/Masdawi Dahlan
Wakil Bupati Khalil Asyari meninjau salah satu stand sekolah.

Selama ini, kata Tarsun, tiap sekolah banyak yang memiliki hasil kreasi dan karya siswanya namun belum terpublikasikan. Dengan Pamekasan School Fair ini publik, orangtua atau masyarakat akan tahu bahwa para siswa sudah terlatih memiliki kreatifitas yang layak untuk diapresiasi dan dikembangkan.

Lebih dari itu, lanjut Tarsun, Pamekasan School Fair ini diharapkan akan memotivasi sekolah untuk terus berkarya dengan hasil kreatifitas siswanya. Berbagai hasil temuan dan kreatifitas siswanya baik yang berupa teknologi tepat guna maupun bidang tehnologi dan sain lainnya akan bisa dikembangkan.

“Inti dari pendidikan itu dua yakni karakter dan kreatifitas. Karakter kita tegakkan namun kreatifitas sebagian bagian dari pematangan diri anak harus dikuatkan juga. Dengan memotivasi dan memberi ruang untuk meningkatkan kreatifitas, maka anak akan mudah diarahkan sesuai dengan spesialisasinya,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Khalil Asyari mengaku senang dengan Pamekasan School Fair kali ini. Menurut dia kegiatan tahun ini lebih meriah dibandingkan dengan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa semua elemen kependidikan di Pamekasan sangat peduli untuk kemajuan pendidikan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya semua. Tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kita semua memiliki  semangat yang sama kuat memajukan pendidikan kita. Sebagaimana kita ketahui bahwa kemajuan sebuah bangsa, daerah ditentukan sejauh mana kemajuan pendidikannya,”  kata Khalil. (mas/*)